Tanggul Kali Putih amblas, warga diminta waspada
Rabu, 24 Oktober 2012 - 17:43 WIB
Tanggul Kali Putih amblas, warga diminta waspada
A
A
A
Sindonews.com - Warga di wilayah Desa Gulon, Kecamatan Salam, Magelang, diminta waspada menyusul amblasnya tanggul pengaman alur Kali Putih.
Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Magelang Nur Cahyo Hidayati mengatakan, warga harus mengantisipasi hal tersebut, terutama lahar dingin yang berpotensi timbulkan bencana.
"Diharapkan jangan sampai saat banjir lahar turun, terjadi korban," kata Nur Cahyo, di Magelang, Rabu (24/10/2012).
Nur Cahyo meminta, agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang untuk berkoordinasi dengan pihak Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO) selaku pelaksana proyek pembangunan tanggul bronjong batu tersebut.
Pasalnya, tanggul yang ambles sepanjang 100 meter itu diketahui sudah rusak setahun lalu. Namun, belum mendapat perhatian dari Pemkab maupun BBWSSO untuk segera diperbaiki.
“Pemkab Magelang harus lebih intensif berkoordinasi dengan BBWSSO,” tegasnya.
Dia mengkhawatirkan, jika tanggul itu tidak segera diperbaiki, akan memberikan dampak negatif, terlebih saat ini sudah memasuki musim penghujan.
"Jangan sampai warga sekitar menjadi korban saat datangnya banjir lahar dingin. Karena memang tanggul yang jebol itu sebagai pelindung dari pemukiman warga,” tandasnya.
Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Magelang Nur Cahyo Hidayati mengatakan, warga harus mengantisipasi hal tersebut, terutama lahar dingin yang berpotensi timbulkan bencana.
"Diharapkan jangan sampai saat banjir lahar turun, terjadi korban," kata Nur Cahyo, di Magelang, Rabu (24/10/2012).
Nur Cahyo meminta, agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang untuk berkoordinasi dengan pihak Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO) selaku pelaksana proyek pembangunan tanggul bronjong batu tersebut.
Pasalnya, tanggul yang ambles sepanjang 100 meter itu diketahui sudah rusak setahun lalu. Namun, belum mendapat perhatian dari Pemkab maupun BBWSSO untuk segera diperbaiki.
“Pemkab Magelang harus lebih intensif berkoordinasi dengan BBWSSO,” tegasnya.
Dia mengkhawatirkan, jika tanggul itu tidak segera diperbaiki, akan memberikan dampak negatif, terlebih saat ini sudah memasuki musim penghujan.
"Jangan sampai warga sekitar menjadi korban saat datangnya banjir lahar dingin. Karena memang tanggul yang jebol itu sebagai pelindung dari pemukiman warga,” tandasnya.
(maf)