Jadwal kereta masih bermasalah
Rabu, 24 Oktober 2012 - 14:16 WIB
Jadwal kereta masih bermasalah
A
A
A
Sindonews.com - Anjloknya Kereta Api (KA) Prambanan Ekspres (Prameks) di Kampung Krajan, Sleman DIY, berimbas kepada keterlambatan kedatangan sejumlah kereta api di Stasiun Gubeng, Surabaya.
Manajer Humas PT Kereta Api Daerah Operasi VIII Surabaya Sri Winarto mengatakan, kereta mengalami keterlambatan rata-rata empat Jam. Dia meminta kepada calon penumpang untuk memahami kondisi tersebut.
"Kalau untuk Stasiun Pasar Turi tidak ada masalah karena melalui jalur utara," kata Sri, kepada wartawan, DIY, Rabu (24/10/2012).
Dia menjelaskan, keterlambatan kedatangan itu terjadi kepada kereta api dengan keberangkatan berasal dari Jakarta dan Bandung. Seperti KA Bima (Jakarta-Surabaya), KA Gaya Baru Selatan (Jakarta-Surabaya), KA Turangga (Bandung-Surabaya) dan KA Sancaka (Yogyakarta-Surabaya).
Menurut Sri keterlambatan ini tentunya merugikan para penumpang. Namun kondisi tersebut sudah diberitahukan kepada sejumlah pengguna KA di stasiun.
Hingga saat ini, pihak PT KAI terus melakukan perbaikan akibat anjloknya KA Prameks tersebut. Ia berjanji kondisi ini tidak akan berlangsung lama.
"Paling tidak nanti malam sudah mulai normal. Saat ini sedang dilakukan perbaikan dan evakuasi gerbong," jelasnya.
Keterlambatan kedatangan ini juga tidak hanya mendera Stasiun Gubeng. Sejumlah Kereta api jurusan kota Malang, juga mengalami keterlambatan.
Sejumlah kereta yang mengalami keterlambatan itu adalah KA Gajayana (Jakarta-Malang), KA Malabar (Bandung-Malang) dan KA Malioboro (Yogyakarta-Malang).
"Selain Gubeng, KA jurusan Malang dari arah Jakarta, Bandung dan Yogyakarta juga terlambat,"
tandasnya.
Manajer Humas PT Kereta Api Daerah Operasi VIII Surabaya Sri Winarto mengatakan, kereta mengalami keterlambatan rata-rata empat Jam. Dia meminta kepada calon penumpang untuk memahami kondisi tersebut.
"Kalau untuk Stasiun Pasar Turi tidak ada masalah karena melalui jalur utara," kata Sri, kepada wartawan, DIY, Rabu (24/10/2012).
Dia menjelaskan, keterlambatan kedatangan itu terjadi kepada kereta api dengan keberangkatan berasal dari Jakarta dan Bandung. Seperti KA Bima (Jakarta-Surabaya), KA Gaya Baru Selatan (Jakarta-Surabaya), KA Turangga (Bandung-Surabaya) dan KA Sancaka (Yogyakarta-Surabaya).
Menurut Sri keterlambatan ini tentunya merugikan para penumpang. Namun kondisi tersebut sudah diberitahukan kepada sejumlah pengguna KA di stasiun.
Hingga saat ini, pihak PT KAI terus melakukan perbaikan akibat anjloknya KA Prameks tersebut. Ia berjanji kondisi ini tidak akan berlangsung lama.
"Paling tidak nanti malam sudah mulai normal. Saat ini sedang dilakukan perbaikan dan evakuasi gerbong," jelasnya.
Keterlambatan kedatangan ini juga tidak hanya mendera Stasiun Gubeng. Sejumlah Kereta api jurusan kota Malang, juga mengalami keterlambatan.
Sejumlah kereta yang mengalami keterlambatan itu adalah KA Gajayana (Jakarta-Malang), KA Malabar (Bandung-Malang) dan KA Malioboro (Yogyakarta-Malang).
"Selain Gubeng, KA jurusan Malang dari arah Jakarta, Bandung dan Yogyakarta juga terlambat,"
tandasnya.
(maf)