Manajer BOS Disdikpora Bulukumba akan diperiksa
Selasa, 23 Oktober 2012 - 17:41 WIB
Manajer BOS Disdikpora Bulukumba akan diperiksa
A
A
A
Sindonews.com - Penyidik kepolisian resor (Polres) Bulukumba akan memeriksa manajer dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bulukumba, Ahmad Januaris.
Pemeriksaan terhadap manajer dana BOS Disdikpora tersebut berkaitan dengan terjadinya mark up (penggelembungan harga) jumlah siswa yang diduga dilakukan Kepala SMA Sanur Balibo, Kecamatan Kindang, Muhammad Sabir.
Penyidik Polres Bulukumba Brigpol Muhammad Ali mengungkapkan, pemeriksaan terhadap manajer BOS tersebut, hanya sebatas mempertanyakan makanisme penyaluran dana saja ke sekolah. Sebab, pada saat penyaluran terjadi mark up jumlah siswa.
“Pemeriksaan ini masih berkaitan dengan BOS SMA Sanur,” ungkap Ali menjelaskan kepada wartawan, Selasa (23/10/2012).
Menurut Ali, selain penyaluran, pemeriksaan ini juga dilakukan untuk melengkapi data. Menurutnya, masih ada beberapa keterangan yang dibutuhkan khsusunya prosuder penyaluran anggaran ke masing-masing sekolah.
“Dipanggil untuk dimintai keterangan seperti apa makanisme penyaluran ke sekolah,” tandasnya.
Manajer BOS Disdikpora Bulukumba Ahmad Januaris mengaku pemanggilan terhadap dirinya hanya tambahan data dalam penyaluran BOS, dan sebagai saksi saja.
“Kami sudah dua kali dipanggil dengan hari ini. Saya siap memberikan keterangan sesuai yang dibutuhkan,” ujar Ahmad.
Dalam kesempatan terpisah, Kepala Disdikpora Bulukumba Andi Akbar Amier mengemukakan, pemanggilan terhadap manajer BOS karena berkas tersangka mark up jumlah siswa kepala SMA Sanur Balibo, sudah mau dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Bulukumba. Sehingga dibutuhkan lagi data untuk mencocokan kembali.
“Dia (Ahmad) dipanggil karena berkas sudah mau dikirim,” ucap mantan kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Bulukumba.
Pemeriksaan terhadap manajer dana BOS Disdikpora tersebut berkaitan dengan terjadinya mark up (penggelembungan harga) jumlah siswa yang diduga dilakukan Kepala SMA Sanur Balibo, Kecamatan Kindang, Muhammad Sabir.
Penyidik Polres Bulukumba Brigpol Muhammad Ali mengungkapkan, pemeriksaan terhadap manajer BOS tersebut, hanya sebatas mempertanyakan makanisme penyaluran dana saja ke sekolah. Sebab, pada saat penyaluran terjadi mark up jumlah siswa.
“Pemeriksaan ini masih berkaitan dengan BOS SMA Sanur,” ungkap Ali menjelaskan kepada wartawan, Selasa (23/10/2012).
Menurut Ali, selain penyaluran, pemeriksaan ini juga dilakukan untuk melengkapi data. Menurutnya, masih ada beberapa keterangan yang dibutuhkan khsusunya prosuder penyaluran anggaran ke masing-masing sekolah.
“Dipanggil untuk dimintai keterangan seperti apa makanisme penyaluran ke sekolah,” tandasnya.
Manajer BOS Disdikpora Bulukumba Ahmad Januaris mengaku pemanggilan terhadap dirinya hanya tambahan data dalam penyaluran BOS, dan sebagai saksi saja.
“Kami sudah dua kali dipanggil dengan hari ini. Saya siap memberikan keterangan sesuai yang dibutuhkan,” ujar Ahmad.
Dalam kesempatan terpisah, Kepala Disdikpora Bulukumba Andi Akbar Amier mengemukakan, pemanggilan terhadap manajer BOS karena berkas tersangka mark up jumlah siswa kepala SMA Sanur Balibo, sudah mau dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Bulukumba. Sehingga dibutuhkan lagi data untuk mencocokan kembali.
“Dia (Ahmad) dipanggil karena berkas sudah mau dikirim,” ucap mantan kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Bulukumba.
(azh)