Ratusan warga Bogor tolak pembangunan Giant
Selasa, 23 Oktober 2012 - 16:45 WIB
Ratusan warga Bogor tolak pembangunan Giant
A
A
A
Sindonews.com - Ratusan warga Desa Bujungkulur, Gunung Putri, Kabupaten Bogor berunjukrasa di depan DPRD Kabupaten Bogor, Jalan Tegar Beriman, Cibinong.
Sambil membawa spanduk dan poster para pengunjuk rasa menuntut DPRD dan Pemkab Bogor membatalkan perizinan pembangunan supermarket Giant yang akan dibangun di Desa Bojongkulur.
"Kami khawatir keberadaan supermarket semakin membuat terpuruk pedagang kecil di Desa Bojongkulur. Dengan keberadaan minimarket saja sudah membuat pendapatan kami berkurang, apalagi supermarket," kata Kordinator Aksi Tolak Supermarket Giant Desa Bojong Kulur Gandi Sugandi, Selasa (23/10/2012).
Menurut Gandi, pihaknya terus akan menolak pembangunan Giant di Desa Bojongkulur yang saat ini tengah dalam proses pembangunan.
"Padahal mereka (pengusaha supermarket) itu baru memiliki izin pemanfaatan tanah (IPT) saja belum mengantungi izin mendirikan bangunan (IMB), tapi mereka berani membangun," katanya.
Jika tuntuntan mereka tidak digubris, lanjut Gandi, pihaknya akan melakukan penyegelan terhadap lahan proyek supermarket itu.
Ratusan warga Desa Bojongkulur datang menggunakan puluhan sepeda motor dan beberapa mobil pikap. Aksi berakhir setelah perwakilan diterima Komisi C DPRD Kabupaten Bogor.
Sambil membawa spanduk dan poster para pengunjuk rasa menuntut DPRD dan Pemkab Bogor membatalkan perizinan pembangunan supermarket Giant yang akan dibangun di Desa Bojongkulur.
"Kami khawatir keberadaan supermarket semakin membuat terpuruk pedagang kecil di Desa Bojongkulur. Dengan keberadaan minimarket saja sudah membuat pendapatan kami berkurang, apalagi supermarket," kata Kordinator Aksi Tolak Supermarket Giant Desa Bojong Kulur Gandi Sugandi, Selasa (23/10/2012).
Menurut Gandi, pihaknya terus akan menolak pembangunan Giant di Desa Bojongkulur yang saat ini tengah dalam proses pembangunan.
"Padahal mereka (pengusaha supermarket) itu baru memiliki izin pemanfaatan tanah (IPT) saja belum mengantungi izin mendirikan bangunan (IMB), tapi mereka berani membangun," katanya.
Jika tuntuntan mereka tidak digubris, lanjut Gandi, pihaknya akan melakukan penyegelan terhadap lahan proyek supermarket itu.
Ratusan warga Desa Bojongkulur datang menggunakan puluhan sepeda motor dan beberapa mobil pikap. Aksi berakhir setelah perwakilan diterima Komisi C DPRD Kabupaten Bogor.
(lns)