Pembunuhan polisi, petugas amankan dua orang
Senin, 22 Oktober 2012 - 16:39 WIB
Pembunuhan polisi, petugas amankan dua orang
A
A
A
Sindonews.com - Polisi menangkap dua orang yang dicurigai terlibat dalam pembunuhan Bripka Anumerta Sudirman dan Brigadir Anumerta Andi Sapa, saat menyisir lokasi pelatihan militer jaringan teroris di Poso, Sulawesi Tengah.
Kapolda Sulteng Brigjen Pol Dewa Parsana mengatakan, S (24), dan A (23) ditangkap dalam sebuah razia yang digelar di wilayah Desa Madale, Kecamatan Poso utara, Kabupaten Poso, Jumat 19 Oktober pekan lalu.
"Diperiksa intensif oleh Densus 88 Mabes Polri dan Polres Poso," katanya kepada wartawan di Poso, Sulawesi Tengah, Senin (22/10/2012).
Dia mengungkapkan, kedua orang tersebut dicurigai karena memiliki foto-foto kedua bintara Polri yang terbunuh di Tamanjeka, Kecamatan Poso Pesisir.
Selain itu, ditemukan selebaran yang berisi tantangan perang terbuka dengan Densus 88. Barang bukti lainnya yang disita polisi adalah kartu tanda penduduk (KTP) beralamat Kendal, Jawa, yang diduga palsu.
Sementara itu, tim gabungan TNI dan Polri masih mengejar pelaku pembunuhan dua polisi Bripka Anumerta Sudirman dan Brigadir Anumerta Andi Sapa. Pasukan menyisir sekitar lokasi penemuan jenazah, yakni di Dusun Tamanjeka Desa Masani Kecamatan Poso Pesisir, kabupaten Poso.
Lokasi itu sendiri, berada di sekitar hutan yang akrab dengan sebutan Lembah Hitam, sekitar 40 Kilometer arah barat Kota Poso. "Petugas terus melakukan patroli, ada 9 titik di Tamanjeka. Razia juga di jalan masuk dan keluar Poso," ujarnya.
Sampai saat ini, polisi belum menemukan sepeda motor, termasuk dua pucuk senjata api genggam milik kedua korban yang tewas.
Kapolda Sulteng Brigjen Pol Dewa Parsana mengatakan, S (24), dan A (23) ditangkap dalam sebuah razia yang digelar di wilayah Desa Madale, Kecamatan Poso utara, Kabupaten Poso, Jumat 19 Oktober pekan lalu.
"Diperiksa intensif oleh Densus 88 Mabes Polri dan Polres Poso," katanya kepada wartawan di Poso, Sulawesi Tengah, Senin (22/10/2012).
Dia mengungkapkan, kedua orang tersebut dicurigai karena memiliki foto-foto kedua bintara Polri yang terbunuh di Tamanjeka, Kecamatan Poso Pesisir.
Selain itu, ditemukan selebaran yang berisi tantangan perang terbuka dengan Densus 88. Barang bukti lainnya yang disita polisi adalah kartu tanda penduduk (KTP) beralamat Kendal, Jawa, yang diduga palsu.
Sementara itu, tim gabungan TNI dan Polri masih mengejar pelaku pembunuhan dua polisi Bripka Anumerta Sudirman dan Brigadir Anumerta Andi Sapa. Pasukan menyisir sekitar lokasi penemuan jenazah, yakni di Dusun Tamanjeka Desa Masani Kecamatan Poso Pesisir, kabupaten Poso.
Lokasi itu sendiri, berada di sekitar hutan yang akrab dengan sebutan Lembah Hitam, sekitar 40 Kilometer arah barat Kota Poso. "Petugas terus melakukan patroli, ada 9 titik di Tamanjeka. Razia juga di jalan masuk dan keluar Poso," ujarnya.
Sampai saat ini, polisi belum menemukan sepeda motor, termasuk dua pucuk senjata api genggam milik kedua korban yang tewas.
(lil)