Buaya di Sungai Citanduy resahkan warga

Kamis, 11 Oktober 2012 - 20:47 WIB
Buaya di Sungai Citanduy...
Buaya di Sungai Citanduy resahkan warga
A A A
Sindonews.com - Warga Dusun Pananjung RT12/23, Desa Sinartanjung, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar menangkap seekor buaya liar dari aliran Sungai Citanduy. Buaya liar yang dinilai meresahkan warga itu dalam beberapa hari terakhir terlihat nampak ke permukaan dan membuat warga ketakutan.

Warga menjeratnya mengunakan tambang dan kawat. Dari dua ekor buaya yang terlihat, satu di antaranya berhasil ditangkap warga.

Buaya tersebut berhasil dijerat sekitar pukul 08.00 WIB, dan baru berhasil dievakuasi untuk disimpan sementara sekira pukul 12.00 WIB. Buaya berukuran 190 sentimeter dengan lebar 30 sentimeter itu ditangkap oleh Aip Mulyadi, Agi dan Ujus.

"Buaya ini ditangkap untuk menghindari agar tidak diganggu oleh warga. Di sisi lain warga juga ketakutan, karena beberapa kali menjumpai buaya naik ke daratan," ungkap Aip menjelaskan kepada wartawan, Kamis (11/10/2012).

Aip mengatakan, sementara ini buaya besar yang terlihat oleh warga hanya dua ekor. Ada juga yang masih berukuran lebih kecil. Warga percaya masih banyak buaya yang hidup di Sungai Citanduy.

"Buaya itu terlihat di permukaan karena debit air Sungai Citanduy beberapa bulan terakhir kondisinya menyusut. Sehingga, buaya itu nampak ke permukaan," kata Aip.

Menurut Aip, sebelum permukaan air Citanduy membesar, semua buaya yang ada akan diamankan terlebih dahulu sampai kondisi Sungai ditetapkan sebagai kawasan atau zona aman untuk keberadaan buaya.

"Diharapkan, keberadaan buaya itu tidak menganggu masyarakat dan buaya itu juga bisa hidup dengan aman di sungai," ujar Aip.

Kapala Desa Sinartanjung Suwarman mengatakan, beberapa hari terakhir keberadaan buaya ini meresahkan warga karena kerap dijumpai naik ke daratan. Untuk itu, warga inisiatif mengamankan beberapa buaya dengan cara menagkapnya.

"Buaya ini ditangkap untuk dilepas kembali. Sebelum air Citanduy membesar buaya ini diamankan terlebih dahulu," tandas Suwarman.

Menurut Suwarman, untuk melindungi keberadaan buaya di Sungai Citanduy pihaknya sudah mengajukan kawasan Panajung menjadi kawasan konservasi penangkaran.

"Saat ini pengajuan itu sedang evaluasi di bidang penangkaran konservasi. Kami mengajukan, karena secara historis, kawasan ini bekas rawa," ucap Suwarman.

Historis itu menurutnya hasil pengkajian sederhana untuk menyimpulkan dari segi tekstur dan iklim yang memungkinkan untuk dijadikan kawasan konservasi. "Kami tidak berpikir untuk komersil dulu. Tapi, kawasan ini cocok untuk konservasi," tandas Suwarman.
(azh)
Berita Terkait
Pentingnya Komitmen...
Pentingnya Komitmen Menjaga Satwa Liar demi Kelestarian Lingkungan
Warga Bukittinggi Digemparkan...
Warga Bukittinggi Digemparkan Musang Liar Datangi Toko Ponsel, Nyaris Gigit Pembeli
Kakatua dan Blue Gold...
Kakatua dan Blue Gold Macau di Lembang Park and Zoo Berhasil Dikembangbiakan
Harimau Jantan Muncul...
Harimau Jantan Muncul di Dekat Permukiman di Riau, Videonya Viral
Kemunculan Tapir di...
Kemunculan Tapir di Pinggir Jalan Sungaipenuh-Tapan Bikin Geger Warga
Miris, Belasan Satwa...
Miris, Belasan Satwa Menggemaskan Ini Dijual Secara Online
Berita Terkini
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
2 jam yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
3 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
4 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
5 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
5 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
6 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved