Bea Cukai gagalkan penyeludupan beras Thailand

Senin, 08 Oktober 2012 - 23:51 WIB
Bea Cukai gagalkan penyeludupan...
Bea Cukai gagalkan penyeludupan beras Thailand
A A A
Sindonews.com – Bea Cukai Banda Aceh mengagalkan penyeludupan beras ketan dan gula asal Thailand. Siang tadi sedikitnya disita 4,5 ton dari ibu-ibu yang membawa sembako tersebut. Sembako itu diseludupkan dari pelabuhan bebas Sabang ke Pelabuhan Ulee Lheu, Banda Aceh.

Pantauan di lapangan sembako yang disita terdiri 21 karung gula berisi 50 kilogram dan 148 karung beras berisi 25 kilogram. Sembako itu yang dibungkus plastik biru itu diangkut ke Bea Cukai menggunakan pick up L300. Sejumlah ibu dimintai keterangan di Pelabuhan Ulee Lheu terkait jumlah barang bawaannya.

Seorang ibu warga Balohan, Sabang, menyatakan dirinya sudah membawa beras sejak Minggu 7 Oktober. Namun, sesampai di Pelabuhan Ulee Lheu, berasnya dipulangkan kembali ke Sabang. Pagi tadi ia bersama anaknya kembali berusaha membawa 17 sak beras dengan menggunakan Kapal Motor Penyeberangan (KMP) BRR.

“Saya janda beranak lima kalau tidak begini bagaimana menafkahi keluarga. Saya perempuan kalau bisa manjat kelapa saya sudah manjat kelapa,” ujarnya menjelaskan, Senin (8/10/2012)

Perempuan yang tak ingin disebut namanya dengan alasan malu itu mengaku ia hanya menerima upah dari pemilik beras di Sabang. Setiap karung beras, ia mendapatkan Rp20 ribu. Selain itu, ia memberanikan diri sebab banyak warga selain Sabang yang mulai melirik menjadi penyalur.

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Banda Aceh Beni Novri menyatakan semua barang sitaan akan dikembalikan ke Sabang. Menurutnya, sembako itu hanya boleh beredar di Sabang. Ia menampik dugaan aparat pelabuhan Sabang sengaja meloloskan beras dan gula hingga sampai ke Ulee Lheu.

“Saat sudah di dalam kapal sudah padat kenderaan jadi susah diturunkan, sehingga diturunkan di Ulee Lheu,” jelasnya.

Menurut Beni, pihaknya saat ini meningkatkan pengawasan pelabuhan kecil yang dipakai untuk menyeludupkan beras, gula bahkan mobil dari pelabuhan bebas Sabang. “Kami menempatkan intel di sejumlah pelabuhan tikus yang sering dipakai penyeludup,” katanya.

Pekan lalu, bea cukai menyita sebuah mobil mewah yang diseludupkan melalui perairan Pidie. Aksi penyeludupan marak terjadi di malam hari. Sejumlah pelabuhan yang telah diawasi yakni Bireun, Ujung Pancu dan Krueng Cut di Aceh Besar dan Pelabuhan Pidie.
(azh)
Berita Terkait
Upaya Penyelundupan...
Upaya Penyelundupan Sabu Senilai Rp30 Juta dari Balik Jeruji Rutan Kebonwaru Terbongkar
Petugas Lapas Luwuk...
Petugas Lapas Luwuk Gagalkan Penyelundupan Paket Sabu
Penyelundupan Benih...
Penyelundupan Benih Lobster Senilai Rp7,5 Miliar Digagalkan KKP
Terlalu! Ibu Ini Ajak...
Terlalu! Ibu Ini Ajak Bayinya Selundupkan Sabu ke Lapas Lubuklinggau
Polres Tanjab Barat...
Polres Tanjab Barat Gagalkan Penyelundupan Sabu dan Ekstasi Senilai Rp3,9 Miliar
Ratusan Burung dan Kura-Kura...
Ratusan Burung dan Kura-Kura Asal Makassar Gagal Diselundupkan
Berita Terkini
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
23 menit yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
40 menit yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
48 menit yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
1 jam yang lalu
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
1 jam yang lalu
Dukung Penguatan Ekonomi...
Dukung Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Danantara Tinjau Pemberdayaan Nasabah PNM di Mojokerto
1 jam yang lalu
Infografis
Head to Head Indonesia...
Head to Head Indonesia vs Thailand Jelang Semifinal Piala AFF U-23 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved