Hitung berkas calon independen, mahasiswa akan dilibatkan
Jum'at, 05 Oktober 2012 - 16:05 WIB
Hitung berkas calon independen, mahasiswa akan dilibatkan
A
A
A
Sindonews.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat (Jabar) akan dibantu mahasiswa untuk menghitung berkas dan melakukan verifikasi calon gubernur dari jalur perseorangan atau independen pada Pilkada Jabar 2013.
Petugas Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat (Jabar) mulai sibuk melakukan penghitungan berkas dukungan yang diserahkan bakal calon gubernur dari jalur perseorangan. Maka untuk membantu penghitungan berkas dan melakukan verifikasi, KPU Jabar mulai melibatkan tenaga mahasiswa.
"Kita menggerakkan rencana awal, yakni tambah tenaga kerja mahasiswa. Karena kita akan mengerjakan tiga pasang bakal calon dari jalur independen," kata Sekretaris Pokja Pencalonan KPU Jabar Teppy W Darmawan, di KPU Jabar, Jumat (5/10/2012).
Hari ini adalah hari terakhir bagi pasangan perseorangan untuk menyerahkan berkas dukungan sebagai syarat untuk bisa daftar Pilgub Jabar 2013. Dukungan harus sebanyak 1,4 juta dari jumlah penduduk, atau tiga persen, yang tersebar dari 26 kabupaten kota di Jabar.
Lanjut Teppy, petugas KPU Jabar sendiri mengerahkan 50 orang untuk proses penghitungan dan verifikasi berkas yang diserahkan balon independen. Sebanyak 50 petugas KPU Jabar ini dibantu 260 petugas dari 26 KPU Kabupaten/Kota di Jabar.
"Kita tarik 10 orang petugas dari Kabupaten/Kota. Kita tambah kapasitas tenaga mahasiswa 100 orang," katanya.
Menurutnya, pihaknya sudah melakukan konsolidasi dengan mahasiswa. Siang ini mereka mulai bekerja. Kebetulan, saat ini KPU Jabar sedang menerima peserta Pelatihak Kerja Lapangan (PKL) dari kampus swasta di Bandung sehingga mahasiswa yang PKL bisa ikut dilibatkan.
Saat ini, KPU menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk menghadapi tiga pasang balon independen. Saat ini, sudah ada dua pasang yang menyerahkan berkas dukungan, yakni pasangan Irjen Pol Dikdik Mulyana Arief Mansyur-Cecep Nana Suryana Toyib dan pasangan Dedeng-Maman.
Rencananya, siang ini satu pasangan lagi akan datang menyerahkan berkas, yakni Daday-Deddy Dores.
Petugas Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat (Jabar) mulai sibuk melakukan penghitungan berkas dukungan yang diserahkan bakal calon gubernur dari jalur perseorangan. Maka untuk membantu penghitungan berkas dan melakukan verifikasi, KPU Jabar mulai melibatkan tenaga mahasiswa.
"Kita menggerakkan rencana awal, yakni tambah tenaga kerja mahasiswa. Karena kita akan mengerjakan tiga pasang bakal calon dari jalur independen," kata Sekretaris Pokja Pencalonan KPU Jabar Teppy W Darmawan, di KPU Jabar, Jumat (5/10/2012).
Hari ini adalah hari terakhir bagi pasangan perseorangan untuk menyerahkan berkas dukungan sebagai syarat untuk bisa daftar Pilgub Jabar 2013. Dukungan harus sebanyak 1,4 juta dari jumlah penduduk, atau tiga persen, yang tersebar dari 26 kabupaten kota di Jabar.
Lanjut Teppy, petugas KPU Jabar sendiri mengerahkan 50 orang untuk proses penghitungan dan verifikasi berkas yang diserahkan balon independen. Sebanyak 50 petugas KPU Jabar ini dibantu 260 petugas dari 26 KPU Kabupaten/Kota di Jabar.
"Kita tarik 10 orang petugas dari Kabupaten/Kota. Kita tambah kapasitas tenaga mahasiswa 100 orang," katanya.
Menurutnya, pihaknya sudah melakukan konsolidasi dengan mahasiswa. Siang ini mereka mulai bekerja. Kebetulan, saat ini KPU Jabar sedang menerima peserta Pelatihak Kerja Lapangan (PKL) dari kampus swasta di Bandung sehingga mahasiswa yang PKL bisa ikut dilibatkan.
Saat ini, KPU menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk menghadapi tiga pasang balon independen. Saat ini, sudah ada dua pasang yang menyerahkan berkas dukungan, yakni pasangan Irjen Pol Dikdik Mulyana Arief Mansyur-Cecep Nana Suryana Toyib dan pasangan Dedeng-Maman.
Rencananya, siang ini satu pasangan lagi akan datang menyerahkan berkas, yakni Daday-Deddy Dores.
(azh)