Soal DP4, penyelenggara pilkada diminta teliti
Senin, 01 Oktober 2012 - 18:25 WIB
Soal DP4, penyelenggara pilkada diminta teliti
A
A
A
Sindonews.com - Sejumlah partai politik di Kabupaten Luwu Utara (Lutra) memberi peringatan penyelenggara Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilu Kada) Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel pada 22 Januari 2013 untuk lebih teliti, akurat, dan objektif dalam melakukan proses verifikasi Daftar Penduduk Pemilih Potensial Pemilu (DP4) di Kabupaten Lutra.
"Adanya dugaan pemilih bermasalah dalam DP4 yang ditemukan KPU Lutra, maka kami meminta pada pihak penyelenggara, khususnya di Kabupaten Lutra, yang sedang melakukan pemutahiran data pemilih, agar lebih teliti, akurat, dan objektif," kata Sekertaris Partai Kebangkitan Bangsa, (PKB) Lutra, Riswan Bibbi, Senin (1/10/2012).
Sekedar diketahui DP4 yang diserahkan Pemprov Sulsel untuk jumlah pemilih di Kabupaten Lutra sebanyak 250.751 jiwa. Dari jumlah tersebut KPU berhasil diidentifikasi 12.072 jiwa pemilih ganda dan dipastikan jumlah tersebut akan meningkat setelah verifikasi dilakukan.
"Dengan menggunakan aplikasi software KPU Lutra berhasil mengidentifikasi pemilih ganda di Lutra sebesar 12.072 jiwa. Namun aplikasi software KPU itu, tidak dapat mengidentifikasi pemilih yang telah meninggal, atau pemilih yang belum cukup umur, atau pemilih yang terdaftar tapi sudah berstatus TNI/Polri serta pemilih yang cacat mental. Makanya kami berani pastikan jumlah pemilih bermasalah di Lutra akan meningkat," ujarnya.
Hal sama disampaikan Sekertaris Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Taufik Fihkri kader Hanura yang tersebar di 12 Kecamatan yang ada di Lutra saat ini sedang diarahkan untuk melakukan pengawasan dan pengawalan terhadap dua lembaga penyelenggara tersebut.
"Kami (Hanura) telah kerahkan kader Hanura di seluruh kecamatan untuk memantau pelaksanaan pemutahiran data pemilih yang dilakukan PPDP dari KPU Lutra. Hal ini untuk mengantisipasi adanya main mata antara PPDP dengan pihak-pihak yang ingin bermain curang pada data pemilih," ungkapnya.
Dia mendesak Panwaslu Lutra segera melantik tenaga PPL dan langsung di terjunkan untuk bekerja serius dilapangan dalam mengawasi jalannya proses verifikasi DP4 di setiap desa/kelurahan di Kabupaten Lutra.
"Panwaslu Lutra harus secepatnya merampungkan perekrutan tenaga PPL karena saat ini sudah memasuki tahapan pemutahiran data pemilih. Jangan hanya berharap pada tenaga Panwascam untuk mendampingi PPDP dalam melakukan verifikasi DP4," tegasnya.
Sementara Ketua Panwaslu Lutra Syabil mengatakan, pihaknya telah melantik dua kecamatan Pengawas Pemilu Lapangan (PPL) yaitu kecamatan Sabbang dan Baebunta. "Insya Allah PPL di kecamatan lainnya akan segera menyusul," katanya.
"Adanya dugaan pemilih bermasalah dalam DP4 yang ditemukan KPU Lutra, maka kami meminta pada pihak penyelenggara, khususnya di Kabupaten Lutra, yang sedang melakukan pemutahiran data pemilih, agar lebih teliti, akurat, dan objektif," kata Sekertaris Partai Kebangkitan Bangsa, (PKB) Lutra, Riswan Bibbi, Senin (1/10/2012).
Sekedar diketahui DP4 yang diserahkan Pemprov Sulsel untuk jumlah pemilih di Kabupaten Lutra sebanyak 250.751 jiwa. Dari jumlah tersebut KPU berhasil diidentifikasi 12.072 jiwa pemilih ganda dan dipastikan jumlah tersebut akan meningkat setelah verifikasi dilakukan.
"Dengan menggunakan aplikasi software KPU Lutra berhasil mengidentifikasi pemilih ganda di Lutra sebesar 12.072 jiwa. Namun aplikasi software KPU itu, tidak dapat mengidentifikasi pemilih yang telah meninggal, atau pemilih yang belum cukup umur, atau pemilih yang terdaftar tapi sudah berstatus TNI/Polri serta pemilih yang cacat mental. Makanya kami berani pastikan jumlah pemilih bermasalah di Lutra akan meningkat," ujarnya.
Hal sama disampaikan Sekertaris Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Taufik Fihkri kader Hanura yang tersebar di 12 Kecamatan yang ada di Lutra saat ini sedang diarahkan untuk melakukan pengawasan dan pengawalan terhadap dua lembaga penyelenggara tersebut.
"Kami (Hanura) telah kerahkan kader Hanura di seluruh kecamatan untuk memantau pelaksanaan pemutahiran data pemilih yang dilakukan PPDP dari KPU Lutra. Hal ini untuk mengantisipasi adanya main mata antara PPDP dengan pihak-pihak yang ingin bermain curang pada data pemilih," ungkapnya.
Dia mendesak Panwaslu Lutra segera melantik tenaga PPL dan langsung di terjunkan untuk bekerja serius dilapangan dalam mengawasi jalannya proses verifikasi DP4 di setiap desa/kelurahan di Kabupaten Lutra.
"Panwaslu Lutra harus secepatnya merampungkan perekrutan tenaga PPL karena saat ini sudah memasuki tahapan pemutahiran data pemilih. Jangan hanya berharap pada tenaga Panwascam untuk mendampingi PPDP dalam melakukan verifikasi DP4," tegasnya.
Sementara Ketua Panwaslu Lutra Syabil mengatakan, pihaknya telah melantik dua kecamatan Pengawas Pemilu Lapangan (PPL) yaitu kecamatan Sabbang dan Baebunta. "Insya Allah PPL di kecamatan lainnya akan segera menyusul," katanya.
(azh)