Hilang 5 hari, dua bersaudara dibunuh rampok
Selasa, 25 September 2012 - 15:18 WIB
Hilang 5 hari, dua bersaudara dibunuh rampok
A
A
A
Sindonews.com - Warga di Jalan Suka Senang Ujung, RT 06, RW, 02, Sukarami, Palembang dengan penemuan mayat dua kakak beradik yang satunya siswi sekolah dasar (SD), Mayang Dianti (11) dan Rezi Triansyah (2,9).
Saat ditemukan kedua mayat sudah membusuk dengan posisi berdekatan. Diduga keduanya korban perampokan. Pasalnya, sepeda motor Honda Scoopy baru yang dibawa korban Mayang hilang. Menurut keterangan nenek korban, Nurela, dua cucunya hilang sejak Jumat 21 September sekitar pukul 14.00 WIB.
"Waktu itu Mayang (korban) baru pulang dari sekolahnya SDN 151 tak jauh dari rumahnya. Setiba di rumah, lalu Mayang mengantarkan adik keduanya Aldi ke sekolah ke SDN 151, dengan mengajak adik ketiganya Rezi (korban) dengan menggunakan sepeda motor," ungkap Nurela di Tempat Kejadian Perkara (TKP), Selasa (25/9/2012).
Setelah ditunggu sampai pukul 13.00 WIB, kedua cucunya tak kunjung pulang. "Sampai kami tunggu pukul 5 sore, dua cucu kami Mayang samo Rezi enggak pulang juga sama sepeda motor yang dibawanya," tandasnya.
Berbagai cara sudah dilakukan pihak keluarga besarnya, mulai dari mendatangi rumah teman sekolah korban dan keluarganya, tapi kedua cucunya masih belum ditemukan.
"Sampai akhirnya kami laporkan ke polisi, tapi masih belum ada juga tanda-tanda keberadaan cucu kami itu," tukasnya.
Puncaknya Minggu sore kakeknya Mustari mendapat Short Message Service (SMS) dari nomor tak dikenal yang isinya mengatakan, kedua cucunya berada di dekat pohon bambu dekat jalan Simpang Tiga.
"Mendapat SMS berulangkali dari nomor tak dikenal itu, kami sekeluarga langsung melakukan pencarian," katanya.
Sampai akhirnya, Selasa sekitar pukul 09.00 WIB, kakeknya bersama kedua keponakannya berhasil menemukan dua cucunya yang sudah tak bernyawa lagi di belakang Hotel Mentari atau di dekat pohon Bambu Jalan Suka Senang Ujung.
"Kondisinya sudah mengenaskan, karena sudah hilang hampir lima hari. Kami berharap pelakunya ditangkap segera dan dihukum berat," pungkasnya.
Kapoksekta Sukarami Palembang, Kompol Imam Tarmudi membenarkan adanya penemuan dua mayat anak kecil yang diduga korban pembunuhan."Tadi sudah dievekuasi tim indetifikasi Polresta Palembang untuk dibawa ke kamar jenazah RSMH Palembang, guna divisum lebih lanjut, terkait mengetahui penyebab kedua korban meninggal," ungkap Imam.
Dugaan sementara korban dirampok, lalu dibunuh. Dugaan ini muncul lantaran motor korban hilang. "Apapun informasi yang kita dapat di lapangan maupun TKP, akan kita kembangkan lebih lanjut, guna mengungkap siapa pelakunya dan motif pembunuhan ini," tegasnya.
Saat ditemukan kedua mayat sudah membusuk dengan posisi berdekatan. Diduga keduanya korban perampokan. Pasalnya, sepeda motor Honda Scoopy baru yang dibawa korban Mayang hilang. Menurut keterangan nenek korban, Nurela, dua cucunya hilang sejak Jumat 21 September sekitar pukul 14.00 WIB.
"Waktu itu Mayang (korban) baru pulang dari sekolahnya SDN 151 tak jauh dari rumahnya. Setiba di rumah, lalu Mayang mengantarkan adik keduanya Aldi ke sekolah ke SDN 151, dengan mengajak adik ketiganya Rezi (korban) dengan menggunakan sepeda motor," ungkap Nurela di Tempat Kejadian Perkara (TKP), Selasa (25/9/2012).
Setelah ditunggu sampai pukul 13.00 WIB, kedua cucunya tak kunjung pulang. "Sampai kami tunggu pukul 5 sore, dua cucu kami Mayang samo Rezi enggak pulang juga sama sepeda motor yang dibawanya," tandasnya.
Berbagai cara sudah dilakukan pihak keluarga besarnya, mulai dari mendatangi rumah teman sekolah korban dan keluarganya, tapi kedua cucunya masih belum ditemukan.
"Sampai akhirnya kami laporkan ke polisi, tapi masih belum ada juga tanda-tanda keberadaan cucu kami itu," tukasnya.
Puncaknya Minggu sore kakeknya Mustari mendapat Short Message Service (SMS) dari nomor tak dikenal yang isinya mengatakan, kedua cucunya berada di dekat pohon bambu dekat jalan Simpang Tiga.
"Mendapat SMS berulangkali dari nomor tak dikenal itu, kami sekeluarga langsung melakukan pencarian," katanya.
Sampai akhirnya, Selasa sekitar pukul 09.00 WIB, kakeknya bersama kedua keponakannya berhasil menemukan dua cucunya yang sudah tak bernyawa lagi di belakang Hotel Mentari atau di dekat pohon Bambu Jalan Suka Senang Ujung.
"Kondisinya sudah mengenaskan, karena sudah hilang hampir lima hari. Kami berharap pelakunya ditangkap segera dan dihukum berat," pungkasnya.
Kapoksekta Sukarami Palembang, Kompol Imam Tarmudi membenarkan adanya penemuan dua mayat anak kecil yang diduga korban pembunuhan."Tadi sudah dievekuasi tim indetifikasi Polresta Palembang untuk dibawa ke kamar jenazah RSMH Palembang, guna divisum lebih lanjut, terkait mengetahui penyebab kedua korban meninggal," ungkap Imam.
Dugaan sementara korban dirampok, lalu dibunuh. Dugaan ini muncul lantaran motor korban hilang. "Apapun informasi yang kita dapat di lapangan maupun TKP, akan kita kembangkan lebih lanjut, guna mengungkap siapa pelakunya dan motif pembunuhan ini," tegasnya.
(azh)