Dituduh teroris, ratusan pelajar turun ke jalan
Minggu, 23 September 2012 - 09:59 WIB
Dituduh teroris, ratusan pelajar turun ke jalan
A
A
A
Sindonews.com - Ratusan pelajar yang tergabung dalam Forum Silaturahmi Rohis (Rohani Islam) Bogor menggelar aksi unjuk rasa di Tugu Kujang Bogor. Dalam aksinya para pelajar menolak anggapan kalau teroris muda berasal dari Rohis yang ada di sekolah - sekolah.
Adanya anggapan teroris muda yang ditangkap Detasemen Khusus 88 berasal dari Rohis di sekolah mendapat penolakan dari 500 pelajar yang tergabung dalam Forum Silaturahmi Rohis Bogor.
Ratusan pelajar ini melakukan aksinya dengan cara long march dari Masjid Raya Bogor menuju kawasan Tugu Kujang. Dengan membawa berbagai spanduk berisi "Rohis bukan teroris" para pelajar ini tiba di Tugu kujang, Minggu (23/9/2012) pagi.
Dalam aksinya para pelajar ini menolak rohis disebut sebagai teroris muda dan mengecam pemberitaan salah satu media TV swasta yang menyebutkan rekrutmen teroris muda masuk melalui program ekstrakurikuler di masjid - masjid sekolah.
"Tuduhan itu merupakan fitnah dan tidak berdasar. Kami menolak jika Rohis disebut teroris," tegas Rinal Koordinator aksi. Kegiatan kami di Rohis, lanjutnya, merupakan pemupukan nilai moral yang berlandaskan Islami.
Rohis merupakan tunas bangsa, berakhlak, berbudaya, dan cinta damai. "Jadi keberadaan kami tak ada sangkutpautnya dengan kegiatan teroris," tegasnya.
Adanya anggapan teroris muda yang ditangkap Detasemen Khusus 88 berasal dari Rohis di sekolah mendapat penolakan dari 500 pelajar yang tergabung dalam Forum Silaturahmi Rohis Bogor.
Ratusan pelajar ini melakukan aksinya dengan cara long march dari Masjid Raya Bogor menuju kawasan Tugu Kujang. Dengan membawa berbagai spanduk berisi "Rohis bukan teroris" para pelajar ini tiba di Tugu kujang, Minggu (23/9/2012) pagi.
Dalam aksinya para pelajar ini menolak rohis disebut sebagai teroris muda dan mengecam pemberitaan salah satu media TV swasta yang menyebutkan rekrutmen teroris muda masuk melalui program ekstrakurikuler di masjid - masjid sekolah.
"Tuduhan itu merupakan fitnah dan tidak berdasar. Kami menolak jika Rohis disebut teroris," tegas Rinal Koordinator aksi. Kegiatan kami di Rohis, lanjutnya, merupakan pemupukan nilai moral yang berlandaskan Islami.
Rohis merupakan tunas bangsa, berakhlak, berbudaya, dan cinta damai. "Jadi keberadaan kami tak ada sangkutpautnya dengan kegiatan teroris," tegasnya.
(ysw)