Semburan asap Gunung Lokon capai 2,5 km

Jum'at, 21 September 2012 - 17:28 WIB
Semburan asap Gunung...
Semburan asap Gunung Lokon capai 2,5 km
A A A
Sindonews.com - Untuk ketiga kalinya, Gunung Lokon di Tomohon Sulawesi Utara, kembali meletus. Kali ini semburan asapnya mencapai 2,5 kilometer.

Kendati sudah menetapkan status siaga, warga di sekitar Gunung Lokon belum ada yang mengungsi.

Letusan yang terjadi pada pukul 10.18 WITA merupakan letusan dengan kolom asap paling tinggi dibandingkan letusan-letusan lainnya.

"Letusan pagi tadi paling gede dalam letusan bulan ini. Tadi pagi tingginya asap letusan mencapai 2,5 kilometer dari kawah," kata Kabid Pengamatan Penyelidikan Gunung Api Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi, Hendrasto, di Kantor PVMBG, Badan Geologi, Bandung, Jumat (21/9/2012).

Letusan Lokon pertama kali terjadi Sabtu 15 September lalu dengan kolom asap tidak mencapai ketinggian 1,5 kilometer. Letusan kedua terjadi Rabu 19 September kemarin dengan tinggi kolom asap 1 kilometer.

Toto ini menjelaskan, meski pagi ini dengan letusan tertinggi sejak sepekan meletus, status Gunung Lokon masih Siaga dan belum dinaikan menjadi Awas.

Toto mencatat, letusan Gunung Lokon tertinggi mencapai 3 kilometer tahun lalu dalam status awas, dengan ribuan warga diungsikan.

Namun kali ini, warga tidak perlu mengungsi karena letusan kali ini tidak berpotensi menimbulkan awan panas yang mengancam warga terdekat yang radiusnya 3 kilometer.

Radius yang tidak boleh dimasuki adalah 2,5 kilometer dari pusat letusan. Sejarah gunung ini pernah mengeluarkan awan panas pada 1992.

"Enggak perlu pengungsian. Kalau awas kan disinyalir ada awan panas. Selama tidak mengancam pemukiman, cukup siaga saja," jelasnya.

Toto menyebutkan, hembusan asap Gunung Lokon mengarah ke utara, yakni ke arah Menado. Bahkan, berdasarkan laporan dari Pos Pengamatan PVMBG Gunung Lokon, dentuman pada 15 September malam pekan lalu sampai ke Menado.

Hanya saja, letusan kali ini terjadi pagi hari. Namun dengan tenaga yang lebih kuat dibandingkan letusan sebelumnya.

Menurutnya, Gunung Lokon bersifat freatomagmatik. Tidak mengeluarkan lahar, tetapi material yang keluar berupa abu dan lontaran material pijar.

"Kalau meletusnya malam akan tampak warna merah," ujarnya.

Rekaman kegempaan kemarin tercatat gempa vulkanik dalam 26 kali, gempa vulkanik dangkal 80 kali yang terjadi selama 6 jam. Sedangkan pada pukul 00.00 WITA hingga pukul 06.00 WITA pagi tadi, tercatat puluhan dan ratusan gempa vulkanik dangkal dan gempa vulkanik dalam.
(ysw)
Berita Terkait
Gempa Tremor Menerus...
Gempa Tremor Menerus Terdeteksi dari Perut Gunung Lokon
Anggota DPR Ingatkan...
Anggota DPR Ingatkan Potensi Bahaya Aktivitas Vulkanik Gunung Lokon
Status Gunung Lokon...
Status Gunung Lokon Siaga Level III, Warga Sulut Diminta Waspada
Gunung Lokon Turun Status,...
Gunung Lokon Turun Status, Warga Tetap Diminta Waspadai Letusan Freatik dan Banjir Lahar
Apakah Gunung Bisa Bergerak?...
Apakah Gunung Bisa Bergerak? Ternyata Pernah Disebutkan dalam Al-Qur’an
4 Legenda Gunung Berapi...
4 Legenda Gunung Berapi di Tanah Jawa, dari Merapi hingga Kelud
Berita Terkini
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
2 jam yang lalu
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
4 jam yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
4 jam yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
4 jam yang lalu
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
6 jam yang lalu
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
7 jam yang lalu
Infografis
Hebatnya Jet Tempur...
Hebatnya Jet Tempur Rusia Tembak Su-27 Ukraina dalam Jarak 130 Km
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved