JK sempat berbincang hingga dini hari
Kamis, 13 September 2012 - 15:38 WIB
JK sempat berbincang hingga dini hari
A
A
A
Sindonews.com - Sebelum wafat, Bos Koperasi Langit Biru (KLB) Jaya Komara (JK) sempat berbincang dengan teman satu selnya yang berjumlah tiga orang. Perbincangan itu hingga pukul 04.30 WIB dini hari tadi, sebelum Jaya memutuskan untuk beristirahat.
"Mereka (teman satu sel JK) yang bertiga ini memberikan penjelasan bahwa JK berbincang-bincang bersama temannya di dalam sel sampai pukul 04.30 pagi tadi. Dan kemudian beristirahat," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Mabes Polri Brigjen Pol Boy Rafli di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (13/9/2012).
Sedangkan penyebab meninggalnya JK diduga karena serangan jantung. Keterangan ini didapat dari Kapolres Tanggerang Kabupaten Kombes Pol Bambang Priyo. "Jaya Komara meninggal diduga serangan jantung," kata Bambang saat dihubungi.
Jaya sendiri diketahui sudah tidak bernyawa saat dirinya hendak dibangunkan untuk salat subuh oleh ketiga teman sekamarnya. Jaya meninggal di Rumah Tahanan (Rutan) Polres Tangerang.
Sementara itu, berdasarkan informasi Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto, meninggalnya JK dalam posisi terlentang dengan memakai kaos dan celana pendek. Informasi ini diperoleh dari ketiga teman satu selnya yakni, Abar, Nurul Fahmi, dan Pranto Siregar.
Dalam penemuan itu, juga tidak ditemukan tanda-tanda bekas luka akibat penganiayaan. Perlu diketahui, sebelum dipindahkan ke rutan Polresta Tangerang, Jaya sempat ditahan di Rutan Bareskrim dari tanggal 27 Juli-1 Agustus 2012.
"Mereka (teman satu sel JK) yang bertiga ini memberikan penjelasan bahwa JK berbincang-bincang bersama temannya di dalam sel sampai pukul 04.30 pagi tadi. Dan kemudian beristirahat," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Mabes Polri Brigjen Pol Boy Rafli di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (13/9/2012).
Sedangkan penyebab meninggalnya JK diduga karena serangan jantung. Keterangan ini didapat dari Kapolres Tanggerang Kabupaten Kombes Pol Bambang Priyo. "Jaya Komara meninggal diduga serangan jantung," kata Bambang saat dihubungi.
Jaya sendiri diketahui sudah tidak bernyawa saat dirinya hendak dibangunkan untuk salat subuh oleh ketiga teman sekamarnya. Jaya meninggal di Rumah Tahanan (Rutan) Polres Tangerang.
Sementara itu, berdasarkan informasi Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto, meninggalnya JK dalam posisi terlentang dengan memakai kaos dan celana pendek. Informasi ini diperoleh dari ketiga teman satu selnya yakni, Abar, Nurul Fahmi, dan Pranto Siregar.
Dalam penemuan itu, juga tidak ditemukan tanda-tanda bekas luka akibat penganiayaan. Perlu diketahui, sebelum dipindahkan ke rutan Polresta Tangerang, Jaya sempat ditahan di Rutan Bareskrim dari tanggal 27 Juli-1 Agustus 2012.
(kur)