Warga Balambano tuntut ganti rugi jalur pipa minyak

Rabu, 12 September 2012 - 16:01 WIB
Warga Balambano tuntut...
Warga Balambano tuntut ganti rugi jalur pipa minyak
A A A
Sindonews.com - Puluhan warga Desa Balambano Kecamatan Wasuponda Kabupaten Luwu Timur mendesak kepada manajemen PT Vale Indonesia Tbk merealisasikan janjinya terkait pemakaian lahan yang dilewati jalur pipa minyak milik perusahaan tambang nikel tersebut.

Tuntutan warga ini di wakili Andi Muhammad Rum, yang mengaku sejak tahun 1977 lahan sepanjang 3 km miliknya di daerah Balambano yang dilalui jalur pipa minyak hingga saat ini belum sepersen pun diberi kompensasi.

Menurutnya, jalur pipa minyak milik PT. Vale (dulunya PT. Inco) terbentang dari Mangkasa Point (Desa Harapan, Lampia Malili) ke plant site Sorowako sepanjang 64 kilometer.

“Pada saat itu, pihak perusahaan tidak melakukan ganti rugi dengan dalih lahan yang dilalui jalur pipa minyak masuk dalam areal kontrak karya, sehingga sering kali kami melakukan protes harus berhadapan dengan aparat,” papar Rum menjelaskan kepada wartawan Rabu (12/9/2012).

Dia menceritakan, sejumlah warga yang keberatan lahannya dilalui jalur pipa terpaksa harus terkena penggusuran tanpa mendapat ganti rugi.

“Kami juga telah berulangkali menyurat kepada pemerintah daerah dan manajemen perusahaan untuk memediasi dan mencari solusi masalah ini, namun selalu saja kami dijanji dan hingga saat ini masalah tersebut tak kunjung ada penyelesaian,” tuturnya.

Senada diungkapkan, Askar, salah seorang tokoh pemuda Desa Harapan, kecamatan Malili juga menuntut pihak perusahaan PT. Vale segera melakukan ganti rugi pemakaian lahan jalur pipa minyak.

“Tidak ada keseriusan dari pihak perusahaan merespon tuntutan warga yang mengalami kerugian akibat lahan mereka terpakai tanpa adanya ganti rugi,” ungkap Askar.

Sementara itu, General Manager Eksternal Relations PT Vale Indonesia, Tbk Rimba Andi Lolo yang dikonfirmasi via selularnya mengatakan sebenarnya pada 2008 sudah ada tim yang dibentuk oleh pemerintah daerah, PT Inco dan pihak BPN untuk menginventaris lahan milik warga yang dilalui jalur pipa minyak, namun masih terdapat perbedaan persepsi, sehingga sampai saat ini pihak perusahaan masih terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memfasilitasi masalah ini.
(azh)
Berita Terkait
Mencekam! Bentrokan...
Mencekam! Bentrokan Pecah di Konawe, Warga Protes Debu Batu Bara Dibalas Tembakan Gas Air Mata
Kantor Bawaslu Bengkulu...
Kantor Bawaslu Bengkulu Selatan Kembali Didemo, Massa Bawa Keranda Mayat
Terancam, Tenaga Medis...
Terancam, Tenaga Medis dan Warga Pendatang Mengungsi Tinggalkan Kobakma Papua
Camat Parung Panjang...
Camat Parung Panjang Ngumpet di Kantor, Massa Demo dan Aparat Saling Dorong
Warga Ramai-ramai Kepung...
Warga Ramai-ramai Kepung Kantor Camat Parung Panjang, Sindir Pungli: Ada Uang Seratus, Jalan Lu Mulus
Diluruk Puluhan Warganya,...
Diluruk Puluhan Warganya, Kades di Gresik Ini Pilih Kabur
Berita Terkini
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
35 menit yang lalu
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
2 jam yang lalu
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
2 jam yang lalu
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
2 jam yang lalu
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
2 jam yang lalu
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
2 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved