Polisi razia sajam di perbatasan Jateng
Jum'at, 31 Agustus 2012 - 17:46 WIB
Polisi razia sajam di perbatasan Jateng
A
A
A
Sindonews.com - Kepolisian Resort (polres) Kulonprogo, meningkatkan kewaspadaan dan keamanan wilayahnya dengan mengintensifkan razia senjata tajam. Hal ini dilakukan menyusul adanya aksi penembakan di Singosaren Solo yang menewaskan anggota kepolisian.
Razia sekaligus pengamanan dilakukan di daerah perbatasan Jawa Tengah, yakni perbatasan Kabupaten Magelang dan Purworejo.
Pascapenembakan Kamis malam 30 Agustus 2012, pihaknya langsung menggelar operasi dengan sasaran senjata tajam dan senjata api. Siang tadi kembali dilakukan operasi terpadu dengan melibatkan anggota dari berbagai kesatuan.
“Peningkatan kewaspadaan ini kita fokuskan di perbatasan dengan Jawa Tengah,” jelas Kapolres Kulonprogo AKBP K Yani Sudarto menjelaskan, Jumat (31/8/2012).
Selain razia, Kapolres juga meminta seluruh anggotanya untuk lebih waspada. Khususnya yang berjaga di pos polisi.
Semua anggota wajib melaksanakan tugas sesuai dengan standar operasional dan prosedur (SOP) kepolisian. Termasuk memaksimalkan petugas yang melakukan patroli mobile dan tugas intelejen.
Bahkan pengamanan tertutup juga diintensifkan. “Anggota tidak boleh lengah, dan harus waspada,” ujarnya.
Komandan Regu B Pos polisi Karangnongko, Aipda Suharyono, mengaku perintah dari tersebut sudah diteruskan kepada semua anggotanya. Seluruh anggota siap melaksanakan tugas untuk memberikan kenyamanan kepada masyarakat.
“Kita tetap laksanakan tugas, sesuai dengan perintah,” ucapnya.
Razia sekaligus pengamanan dilakukan di daerah perbatasan Jawa Tengah, yakni perbatasan Kabupaten Magelang dan Purworejo.
Pascapenembakan Kamis malam 30 Agustus 2012, pihaknya langsung menggelar operasi dengan sasaran senjata tajam dan senjata api. Siang tadi kembali dilakukan operasi terpadu dengan melibatkan anggota dari berbagai kesatuan.
“Peningkatan kewaspadaan ini kita fokuskan di perbatasan dengan Jawa Tengah,” jelas Kapolres Kulonprogo AKBP K Yani Sudarto menjelaskan, Jumat (31/8/2012).
Selain razia, Kapolres juga meminta seluruh anggotanya untuk lebih waspada. Khususnya yang berjaga di pos polisi.
Semua anggota wajib melaksanakan tugas sesuai dengan standar operasional dan prosedur (SOP) kepolisian. Termasuk memaksimalkan petugas yang melakukan patroli mobile dan tugas intelejen.
Bahkan pengamanan tertutup juga diintensifkan. “Anggota tidak boleh lengah, dan harus waspada,” ujarnya.
Komandan Regu B Pos polisi Karangnongko, Aipda Suharyono, mengaku perintah dari tersebut sudah diteruskan kepada semua anggotanya. Seluruh anggota siap melaksanakan tugas untuk memberikan kenyamanan kepada masyarakat.
“Kita tetap laksanakan tugas, sesuai dengan perintah,” ucapnya.
(azh)