Kapolda Metro imbau tak gunakan jasa preman
Jum'at, 31 Agustus 2012 - 15:39 WIB
Kapolda Metro imbau tak gunakan jasa preman
A
A
A
Sindonews.com - Sampai saat ini masih banyak masyarakat menggunakan jasa preman untuk mengamankan lahan-lahan yang menjadi sengketa. Tak pelak, sengketa lahan seringkali melahirkan pertikiaian dan bentrok fisik.
Karena itu, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Untung S Rajab mengimbau agar masyarakat tidak menggunakan jasa preman lagi.
Hal ini untuk menghindari konflik massa seperti yang baru saja terjadi antara kubu Hercules dan John Kei memperebutkan lahan kosong di Jalan Cengkareng Kamal, RT 02/RW 07, Kelurahan Cengkareng Barat.
“Kalau sengketa lahan itu serahkan kepada aparat hukum. Jangan diserahkan ke orang tidak jelas. Kalau diserahkan kepada yang tidak jelas dan masing-masing merasa berhak untuk menjaga jadi timbul konflik seperti ini,“ ujar Untung saat ditemui di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (31/8/2012).
Menggunakan jasa preman hanya akan menimbulkan permasalahan. Terlebih preman itu menggunakan senjata tajam atau senjata lainnya.
“Kalau polisi berjaga-jaga untuk mengamankan, tapi kalau preman bawa senjata tajam tujuannya untuk melukai orang, dan itu dilarang," tukasnya.
Menurut Untung, masyarakat sebaiknya tak usah menggunakan jasa preman lagi, pihaknya telah menyediakan jasa pengamanan dan siap mengamankan dan menjaga masyarakat tanpa dipungut biaya.
Karena itu, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Untung S Rajab mengimbau agar masyarakat tidak menggunakan jasa preman lagi.
Hal ini untuk menghindari konflik massa seperti yang baru saja terjadi antara kubu Hercules dan John Kei memperebutkan lahan kosong di Jalan Cengkareng Kamal, RT 02/RW 07, Kelurahan Cengkareng Barat.
“Kalau sengketa lahan itu serahkan kepada aparat hukum. Jangan diserahkan ke orang tidak jelas. Kalau diserahkan kepada yang tidak jelas dan masing-masing merasa berhak untuk menjaga jadi timbul konflik seperti ini,“ ujar Untung saat ditemui di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (31/8/2012).
Menggunakan jasa preman hanya akan menimbulkan permasalahan. Terlebih preman itu menggunakan senjata tajam atau senjata lainnya.
“Kalau polisi berjaga-jaga untuk mengamankan, tapi kalau preman bawa senjata tajam tujuannya untuk melukai orang, dan itu dilarang," tukasnya.
Menurut Untung, masyarakat sebaiknya tak usah menggunakan jasa preman lagi, pihaknya telah menyediakan jasa pengamanan dan siap mengamankan dan menjaga masyarakat tanpa dipungut biaya.
(lns)