Hiu Tutul migrasi di Pantai Lekok
Jum'at, 31 Agustus 2012 - 09:36 WIB
Hiu Tutul migrasi di Pantai Lekok
A
A
A
Sindonews.com - Puluhan Hiu Tutul (whale shark) dalam sepekan terakhir bermigrasi dan bermunculan di kawasan perairan Pantai Lekok,Kabupaten Pasuruan.
Munculnya Hiu Tutul di lautan tersebut,kini menjadi daya tarik wisatawan yang ingin mengetahui dari dekat. Hiu Tutul yang berputarputar di perairan Pantai Lekok jenis hiu jinak yang tidak menyerang manusia. Sehingga para nelayan setempat merasa juga merasa tidak terganggu atas kehadirannya.
“Hiu Tutul yang jumlahnya puluhan ini sudah lebih seminggu muncul di perairan Pantai Lekok.Ini jenis ikan hiu yang jinak dan tidak mengganggu nelayan,” kata Nasrudin, seorang nelayan Lekok menjelaskan, Kamis 30 Agustus 2012.
Menurutnya, ikan hiu tutul yang berukuran panjang sekitar tiga meter ini juga menarik minat warga setempat untuk melihat dari dekat. Masyarakat secara bersama-sama menyewa perahu nelayan untuk menyaksikan pemandangan yang langka tersebut. Untuk menikmati wisata Hiu Tutul, para nelayan tidak menarik ongkos mahal. Dengan hanya Rp5.000 per orang, warga bisa melihat dan menyaksikan dari dekat puluhan ikan Hiu Tutul tersebut.
“Pemandangan ini jarang terjadi.Kami sengaja datang ke Pantai Lekok untuk melihat secara langsung seperti apa Hiu Tutul tersebut,” kata Muhajir seorang wisatawan dari Pasuruan. Hiu Tutul ini adalah spesies dari perairan Benua Australia. Hiu pemangsa plankton ini biasanya juga hadir di Pantai Bentar Kabupaten Probolinggo antara Januari hingga Maret.
Munculnya Hiu Tutul di lautan tersebut,kini menjadi daya tarik wisatawan yang ingin mengetahui dari dekat. Hiu Tutul yang berputarputar di perairan Pantai Lekok jenis hiu jinak yang tidak menyerang manusia. Sehingga para nelayan setempat merasa juga merasa tidak terganggu atas kehadirannya.
“Hiu Tutul yang jumlahnya puluhan ini sudah lebih seminggu muncul di perairan Pantai Lekok.Ini jenis ikan hiu yang jinak dan tidak mengganggu nelayan,” kata Nasrudin, seorang nelayan Lekok menjelaskan, Kamis 30 Agustus 2012.
Menurutnya, ikan hiu tutul yang berukuran panjang sekitar tiga meter ini juga menarik minat warga setempat untuk melihat dari dekat. Masyarakat secara bersama-sama menyewa perahu nelayan untuk menyaksikan pemandangan yang langka tersebut. Untuk menikmati wisata Hiu Tutul, para nelayan tidak menarik ongkos mahal. Dengan hanya Rp5.000 per orang, warga bisa melihat dan menyaksikan dari dekat puluhan ikan Hiu Tutul tersebut.
“Pemandangan ini jarang terjadi.Kami sengaja datang ke Pantai Lekok untuk melihat secara langsung seperti apa Hiu Tutul tersebut,” kata Muhajir seorang wisatawan dari Pasuruan. Hiu Tutul ini adalah spesies dari perairan Benua Australia. Hiu pemangsa plankton ini biasanya juga hadir di Pantai Bentar Kabupaten Probolinggo antara Januari hingga Maret.
(azh)