Keluarga bantah Ustad Fauzan cabul
Rabu, 29 Agustus 2012 - 16:45 WIB
Keluarga bantah Ustad Fauzan cabul
A
A
A
Sindonews.com - Keluarga Ustad Fauzan selaku Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Mashadul Al Mustatobah di Kelurahan Pondok Petir, Bojongsari, Depok, yang diduga sebagai ustad cabul, membantah tudingan itu.
Evi selaku sepupu, Ustad Fauzan, mengatakan paham dan aliran yang dianut ajaran kerabatnya memang sedikit keras. Walau demikian, Fauzan tak mungkin melakukan apa yang dituduhkan selama ini.
"Orangnya baik, memang kalau bicara itu agak keras, tapi hatinya itu enggak begitu. Kalau soal agama agak keras, kesannya kayak orang marah–marah. Enggak beranilah seperti itu (cabul), dia juga kan tahu agama," katanya, di Depok, Rabu (29/8/2012).
Menyangkut kerugian Ponpes itu, Eva menuntut ganti rugi terhadap perusakan dan pembakaran pondok pesantren tersebut, kepada warga. Namun sebagian keluarga ada juga meredam penuntutan gati rugi itu.
"Sebagian keluarga ada yang mau nuntut karena kerusakan pesantren, tapi ada juga yang meredam. Pesantren itu tanah wakaf dari ayahnya Ustad Fauzan, Gozhali, pesantren sebenarnya bagus buat hafal Alquran. Hanya bahasanya saja agak keras," terangnya.
Evi juga mengaku, pihak keluarga mengetahui istri Ustad Fauzan hanya satu orang bernama Atiyah di Cipete, Jakarta. Saat ini, ayah Ustad Fauzan menjadi sakit–sakitan karena anaknya sudah ditetapkan sebagai tersangka.
"Saya tahu cuma satu istrinya. Mungkin ada yang tidak suka sama dia. Dan selama ini warga sini juga welcome ikut–ikut pengajian. Berita itu banyak fitnahnya," ujarnya.
Evi selaku sepupu, Ustad Fauzan, mengatakan paham dan aliran yang dianut ajaran kerabatnya memang sedikit keras. Walau demikian, Fauzan tak mungkin melakukan apa yang dituduhkan selama ini.
"Orangnya baik, memang kalau bicara itu agak keras, tapi hatinya itu enggak begitu. Kalau soal agama agak keras, kesannya kayak orang marah–marah. Enggak beranilah seperti itu (cabul), dia juga kan tahu agama," katanya, di Depok, Rabu (29/8/2012).
Menyangkut kerugian Ponpes itu, Eva menuntut ganti rugi terhadap perusakan dan pembakaran pondok pesantren tersebut, kepada warga. Namun sebagian keluarga ada juga meredam penuntutan gati rugi itu.
"Sebagian keluarga ada yang mau nuntut karena kerusakan pesantren, tapi ada juga yang meredam. Pesantren itu tanah wakaf dari ayahnya Ustad Fauzan, Gozhali, pesantren sebenarnya bagus buat hafal Alquran. Hanya bahasanya saja agak keras," terangnya.
Evi juga mengaku, pihak keluarga mengetahui istri Ustad Fauzan hanya satu orang bernama Atiyah di Cipete, Jakarta. Saat ini, ayah Ustad Fauzan menjadi sakit–sakitan karena anaknya sudah ditetapkan sebagai tersangka.
"Saya tahu cuma satu istrinya. Mungkin ada yang tidak suka sama dia. Dan selama ini warga sini juga welcome ikut–ikut pengajian. Berita itu banyak fitnahnya," ujarnya.
(mhd)