Korupsi dana BOS, Kepala SMA Sanur ditahan

Senin, 27 Agustus 2012 - 23:00 WIB
Korupsi dana BOS, Kepala...
Korupsi dana BOS, Kepala SMA Sanur ditahan
A A A
Sindonews.com - Kepala Sekolah Menengah Atas (SMA) Sanur Balibo, Kecamatan Kindang, Bulukumba, Muhammad Sabir resmi ditahan di Mapolres Bulukumba. Muhammad Sabir ditahan lantaran diduga terlibat kasus korupsi anggaran Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sebesar Rp64 juta lebih pada 2010 lalu.

Penyidik Polres Bulukumba Brigpol Muhammad Ali mengungkapkan, bahwa penahanan terhadap Sabir setelah ada hasil audit dari badan pemeriksa keuangan (BPK) mengenai besar kerugian negara.
“Iya, kami sudah menahan Sabir dan sekarang dia diamankan di sel tahanan Polres Bulukumba,” ungkap Ali menjelaskan kepada wartawan, Senin (27/8/2012).

Dia menambahkan, Muhammad Sabir ditahan setelah datang menghadiri panggilan polisi secara resmi, meski sebelumnya sempat mangkir karena alasan lebaran Idul Fitri. “Dua minggu setelah diberikan panggilan baru datang,” ujarnya.

Ali menyebutkan, seandainya tetap mangkir dari panggilan tersebut, maka pihaknya akan menjemput paksa. Sebab, surat panggilan pertama sudah dilayangkan sebelum Lebaran hanya berhalangan hadir.

“Seandainya tidak hadir sampai panggilan kedua dan tiga jelas kami akan turun langsung menjemput. Tapi, mereka sendiri yang datang menyerahkan diri,” terangnya.

Khusus berkasnya, lanjut dia, dirinya menjadwalkan pekan depan akan melimpahkan berkasnya ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Bulukumba. “Kami upayakan pekan depan berkasnya dikirim ke Kejari. Sebab, sekarang masih dalam tahap perlengkapan,” tutur Ali.

Sementara Direktur Komite Pemantau Legislatif (Kopel) wilayah Bulukumba Makmur Masda mengemukakan penyidik seharusnya bukan hanya memprioritaskan kasus SMA Sanur Balibo. Menurutnya, ada beberapa kasus sebelumnya yang lebih besar namun tidak diketahui arahnya dimana.

“Kami memberikan apresiasi terhadap polisi karena berhasil mengungkap kasus korupsi. Hanya, saya berharap kasus lain juga diusut, sebab ada beberapa kasus korupsi yang ditangani pihak polisi tidak ada tindaklanjutnya. Padahal, sudah nyata ada kerugian negara didalamnya,” ungkap Makmur.

Kasus korupsi yang dimaksud yakni kesehatan gratis sebesar Rp4 miliar lebih, proyek pengadaan instalasi air bersih bertenaga bayu atau kincir angin senilai Rp4,2 miliar, dugaan manipulasi anggaran bantuan bedah rumah sekitar Rp4 miliar dan kasus korupsi pengadaan alat kesehatan (Alkes) Puskesmas.
(azh)
Berita Terkait
Korupsi Dana Bos di...
Korupsi Dana Bos di Gowa, Kepala Sekolah dan Bendahara Ditahan Kejaksaan
Kantor Suku Dinas Pendidikan...
Kantor Suku Dinas Pendidikan Jakbar Wilayah I Digeledah
CBA Sebut KPK Harus...
CBA Sebut KPK Harus Periksa Dugaan Penyelewengan Dana BOS
Korupsi Dana Bos Madrasah...
Korupsi Dana Bos Madrasah Rp8 Miliar, ASN Kemenag Jabar Resmi Tersangka
Diduga Korupsi Dana...
Diduga Korupsi Dana BOS Rp214 Juta, Kepsek di Simalungun Dijebloskan ke Penjara
Kejari Bogor Tetapkan...
Kejari Bogor Tetapkan Satu Tersangka Kasus Penyelewengan Dana BOS SD
Berita Terkini
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
2 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
2 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
2 jam yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
3 jam yang lalu
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
3 jam yang lalu
Dukung Penguatan Ekonomi...
Dukung Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Danantara Tinjau Pemberdayaan Nasabah PNM di Mojokerto
3 jam yang lalu
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved