Ternyata, Ponpes Mashadul Al Mustatobahdi tak berizin

Senin, 27 Agustus 2012 - 17:21 WIB
Ternyata, Ponpes Mashadul...
Ternyata, Ponpes Mashadul Al Mustatobahdi tak berizin
A A A
Sindonews.com - Sejak berdiri tahun 2006 silam, ternyata Pondok Pesantren (Ponpes) Mashadul Al Mustatobah tak mengantongi izin. Kondisi tersebut membuat ponpes itu luput dari pembinaan dan pengawasan Kementerian Agama Depok.

Penyuluh Penerangan Agama Islam Kemenag Kecamatan Bojongsari dan Sawangan, Akhmad Fakhrudin, membenarkan secara administrasi keberadaan ponpes tersebut tak tercatat di Kemenag. Sehingga tidak ada pengawasan dan pembinaan terhadap pesantren tersebut.

"Memang belum mengurus izin, biasanya kan kalau terdata kami selalu lakukan pembinaan. Setiap awal tahun kita ada data update berapa jumlah pesantren," katanya kepada wartawan, Senin (27/08/12).

Kurikulum yang diajarkan di pesantren tersebut merupakan pendidikan formal. Namun, karena ustad Fauzan merupakan lulusan Yaman, ilmu yang dipelajarinya diterapkan di ponpes tersebut.

"Kami memperbaiki keadaan dulu, dan menjadi sebuah PR bagi kami kedepan bahwa pesantren yang belum terdaftar di Kemenag harus dikondisikan, selama ini kami monitor saja. Kami koordinasi dengan pihak kepolisian," tegasnya.

Sementara itu, petugas Penjaga Ponpes Mugenih mengatakan, ponpes tersebut memiliki 19 santri, terdiri dari 11 santri wanita dan sisanya santri pria.

Ponpes yang dibakar oleh warga rupanya ponpes khusus santri wanita, sementara untuk santri pria belajar di ponpes Cipete, Jakarta.

"Jadi kalau ada pengajian saja semua santri kumpul di Depok, nah sejak isu perkawinan anak di bawah umur itu merebak, sejak Kamis 23 Agustus 2012 kemarin saya suruh semua santri pulang ke rumahnya dulu. Jadi saat pengrusakan dan pembakaran pesantren memang sudah kosong," jelas Mugenih.
(ysw)
Berita Terkait
Sakit Hati Dibully,...
Sakit Hati Dibully, Santri di Siak Bakar Pondok Pesantren, 2 Tewas dan 1 Luka
Pembakaran Ponpes Al-Furqon...
Pembakaran Ponpes Al-Furqon Lamongan, Ketua MUI Jatim: Saya Klarifikasi Dulu
MUI Jawa Timur Sebut...
MUI Jawa Timur Sebut Pembakaran Ponpes Al-Furqon Lamongan Ancam Harmonisasi Umat Beragama
Santri Luka Parah Dibakar...
Santri Luka Parah Dibakar Temannya, Pengelola Pesantren Biayai Pengobatan
Terduga Pelaku Pembakaran...
Terduga Pelaku Pembakaran di Ponpes Al-Furqon Lamongan Ternyata Alumni Santri
PW Muhammadiyah Desak...
PW Muhammadiyah Desak Polisi Tangkap Pelaku Pembakaran Ponpes Al-Furqon Lamongan
Berita Terkini
Pemkab Bogor Tegaskan...
Pemkab Bogor Tegaskan Komitmen Jalankan Putusan PTUN Bandung Terkait Sentul City
2 jam yang lalu
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
4 jam yang lalu
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
5 jam yang lalu
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
5 jam yang lalu
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
5 jam yang lalu
Di Kongres Nasional...
Di Kongres Nasional PMKRI, Sudirman Said Ajak Mahasiswa Bangun Kepemimpinan Intrinsik
6 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved