Nyuci sambil masak, satu keluarga tersetrum
Jum'at, 24 Agustus 2012 - 22:01 WIB
Nyuci sambil masak, satu keluarga tersetrum
A
A
A
Sindonews.com - Nasib nahas dialami satu keluarga di Depok, Jawa Barat. Mereka kehilangan anggota keluarganya, Evi Lutpia (40) yang tewas tersetrum listrik di rumahnya di Jalan Muhammad Nasir RW 08 kelurahan Cilodong, Cilodong, Depok.
Evi tewas setelah satu keluarganya mencoba menyelamatkannya dari setruman listrik saat ia sedang mengerjakan kegiatan rumah tangga. "Saat kejadian, korban lagi masak sayur asam, dan sambil nyuci," ujar Kanit Reskrim Polsek Sukmajaya, AKP Syah Johan, Jumat (24/8/2012).
Kejadian berawal pagi tadi pukul 07.00 WIB. Saat Evi tersetrum suami Evi, Usman Balau, dan anak kandungnya Pauzian mencoba menarik tubuh Evi. Namun mereka bertiga tersetrum bersama.
Aprizal tetangga korban mendengar suara teriakan korban dan saat membantu ternyata ikut kesetrum sehingga listrik dimatikan oleh tetangga lainnya. Setelah ditolong, warga kemudian membawa korban ke Rumah Sakit Warsito, namun korban tak tertolong lagi.
"Meninggal dalam perjalanan ke RS, sementara keluarga yang lain baik-baik saja," terang Johan.
Johan menambahkan kondisi kabel di rumah korban memang semrawut dan berantakan. Sehingga, aliran listrik langsung menyambar ke sumur dan jet pump hingga menyengat korban.
"Tindakan kepolisian olah TKP, mencari saksi, dan meminta keluarga membuat surat pernyataan menerima ini sebagai musibah, karena keluarga tidak bersedia diotopsi," tandasnya.
Evi tewas setelah satu keluarganya mencoba menyelamatkannya dari setruman listrik saat ia sedang mengerjakan kegiatan rumah tangga. "Saat kejadian, korban lagi masak sayur asam, dan sambil nyuci," ujar Kanit Reskrim Polsek Sukmajaya, AKP Syah Johan, Jumat (24/8/2012).
Kejadian berawal pagi tadi pukul 07.00 WIB. Saat Evi tersetrum suami Evi, Usman Balau, dan anak kandungnya Pauzian mencoba menarik tubuh Evi. Namun mereka bertiga tersetrum bersama.
Aprizal tetangga korban mendengar suara teriakan korban dan saat membantu ternyata ikut kesetrum sehingga listrik dimatikan oleh tetangga lainnya. Setelah ditolong, warga kemudian membawa korban ke Rumah Sakit Warsito, namun korban tak tertolong lagi.
"Meninggal dalam perjalanan ke RS, sementara keluarga yang lain baik-baik saja," terang Johan.
Johan menambahkan kondisi kabel di rumah korban memang semrawut dan berantakan. Sehingga, aliran listrik langsung menyambar ke sumur dan jet pump hingga menyengat korban.
"Tindakan kepolisian olah TKP, mencari saksi, dan meminta keluarga membuat surat pernyataan menerima ini sebagai musibah, karena keluarga tidak bersedia diotopsi," tandasnya.
(hyk)