Bandara Mappalo Ulaweng digugat warga

Kamis, 16 Agustus 2012 - 15:07 WIB
Bandara Mappalo Ulaweng...
Bandara Mappalo Ulaweng digugat warga
A A A
Sindonews.com - Lokasi tanah milik Bandara Mappalo Ulaweng, Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel), digugat warga. Tanah tersebut digugat karena warga menilai, pihak bandara melakukan kecurangan saat pengukuran tanah.

Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Latenritta Muhawas yang mengawal kasus ini memaparkan, dasar gugatan itu karena warga atas nama Momok merasa dirugikan panitia pembebasan tanah. Sebagian tanah warga Mappalo Ulaweng ini luasnya dikurangi pada saat pengukuran ulang.

Menurut Ketua Latenritta, Mahawas, luas tanah yang sebenarnya sebesar 15 are. Namun saat dilakukan pengukuran ulang, hanya delapan are. Sekedar diketahui luas Bandara Mappalo Ulaweng di Kecamatan Awangpone itu sebesar 60 hektare.

"Artinya banyak pengukuran yang dikurangi. Ini yang kita laporkan ke polisi," ungkap Muhawas menjelaskan kepada wartawan, Kamis (16/8/2012)

Menurut Muhawas, selain luas lahan warga yang dikurangi, anggaran yang diberikan sebagai ganti rugi pembebasan tanah tidak sesuai dengan ketentuan.

"Yang dibayar per meternya hanya Rp10.000 per meter persegi. Padahal satu meter persegi harga tanahnya mencapai Rp15.000. Selisih Rp5.000 per meter persegi.

Kepala Desa Mappalo, Hasain, mengatakan tidak mengetahui persis luas tanah milik Momok. Dia juga menyesalkan kenapa warganya baru melapor setelah menerima uang ganti rugi.

"Harusnya kalau merasa dirugikan jangan menerima uang ganti rugi agar bisa dilakukan pengkuran lagi," katanya.

Sementara itu Kepala Bagian Keagrarian Setkab Bone Andi Abubakar mendukung langkah hukum yang ditempuh warga melalui pihak LSM. "Jika memang ada warga yang keberatan dan lapor polisi, ya kita siap hadapi. Makanya kita dukung upaya hukum yang ditempuh LSM Latenritatta," ujarnya

Kasat Reskrim Polres Bone AKP Andi Ikbal membenarkan laporan ini. Pihak kepolisian menurut Ikbal akan mempelajari berkas laporan tersebyt. "Kita sudah terimah laporannya nanti kita pelajari dulu," katanya.
(azh)
Berita Terkait
Akses Jalan Ditutup,...
Akses Jalan Ditutup, Warga RW 013 Desak CMNP Cari Solusi atau Hadapi Demonstrasi
Gegara Sengketa Lahan,...
Gegara Sengketa Lahan, Warga di Bone Sabit Tetangga Hingga Tewas
Sejumlah Warga Laporkan...
Sejumlah Warga Laporkan Dugaan Penyerobotan Tanah ke Polisi
Korban Penipuan Tanah...
Korban Penipuan Tanah Bingung Tak Diberi Kabar Persidangan
Ganti Rugi Tanah Ulayat...
Ganti Rugi Tanah Ulayat untuk Pembangunan Bandara Siboru Belum Tuntas
Lahan Dicaplok Perusahaan,...
Lahan Dicaplok Perusahaan, Petani Desa Dayun Sambangi Istana Merdeka
Berita Terkini
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
22 menit yang lalu
Dukung Penguatan Ekonomi...
Dukung Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Danantara Tinjau Pemberdayaan Nasabah PNM di Mojokerto
32 menit yang lalu
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
3 jam yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
4 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
5 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
6 jam yang lalu
Infografis
Diskon dan Pembebasan...
Diskon dan Pembebasan BBNKB untuk Warga Jakarta!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved