Warga tolak pembangunan TPS B3

Senin, 06 Agustus 2012 - 12:05 WIB
Warga tolak pembangunan...
Warga tolak pembangunan TPS B3
A A A
Sindonews.com – Warga Kelurahan Candi lontar, Sambikerep, Surabaya memprotes rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya yang akan membuat Tempat Pembuangan Sementara (TPS) limbah bahan berbahaya dan beracun (B3).

Warga khawatir keberadaan TPS limbah B3 bisa mempengaruhi kesehatan warga sekitar. Mereka juga tak mau dijadikan korban limbah yang dikenal berbahaya tersebut.

Karman, warga Kelurahan Candi Lontar, Kecamatan Sambikerep menuturkan, warga tetap akan menolak program pemkot yang mau membangun TPS limbah B3. Kalaupun nanti pemkot akan mewujudkannya, warga akan demo besar-besaran setiap hari.

Sebab, apa pun alasannya penempatan TPS limbah B3, jelas-jelas merugikan warga setempat. “Kami tak mau jadi korban, selama ini kawasan kami cukup menyenangkan tanpa kedatangan limbah,” katanya, Senin (6/8/2012).

Meski pemkot belum menetapkan lokasi tempat pembuangan limbah B3, tapi kalau sudah ditetapkan dalam raperda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) sudah tentu program tersebut cepat atau lambat harus diwujudkan.

Secara terpisah, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya Hendro Gunawan menuturkan, memang ada revisi lokasi TPS limbah B3. Kalau semula di dalam raperda RTRW yang sekarang sedang dibahas di komisi C DPRD Surabaya disebutkan pemkot akan membangun TPS di Sambikerep.

Namun, penetapan lokasi TPS di kawasan Sambikerep dicoretnya. Sedangkan, yang tertuang di dalam raperda RTRW itu tertulis di kawasan Surabaya Barat.

“Makanya kami hanya menulis di kawasan Surabaya barat saja, sedangkan lokasi pastinya masih dalam kajian,” jelasnya.

Tapi, lanjutnya, penetapan lokasi TPS limbah B3 di Surabaya Barat tersebut bukan berarti tidak bisa ditempatkan di Sambikerep.

Bila, hasil kajian nanti Sambikerep yang paling pas untuk TPS limbah B3 itu, maka tidak menutup kemungkinan TPS limbah B3 tetap akan ditempatkan di Sambikerep.

“Saya kira nggak apa-apa, toh hanya TPS saja, bukan penempatan limbah B3 yang permanen,” jelasnya.

Menurutnya, TPS limbah B3 tidak membahayakan. Selain itu demi keamanan kota Surabaya sendiri. Karena selama ini pembuangan limbah B3 dari industri atau usaha lain banyak dilakukan dengan cara ilegal.
(ysw)
Berita Terkait
DPW PKS Jawa Timur Siap...
DPW PKS Jawa Timur Siap Sinergi dan Kolaborasi Bangun Jawa Timur
Inflasi Jawa Timur September...
Inflasi Jawa Timur September Tertinggi di Pulau Jawa
China Mendominasi Impor...
China Mendominasi Impor Jawa Timur
Hari Pertama PPKM, 792...
Hari Pertama PPKM, 792 Warga Jatim Positif COVID-19
Gubernur Khofifah dan...
Gubernur Khofifah dan Dubes Finlandia Jajaki Potensi Kerjasama Pendidikan dan Teknologi
BPH Migas bersama Anggota...
BPH Migas bersama Anggota Komisi VII DPR RI Gelar Sosialisasi
Berita Terkini
3 Pelaku Penyerangan...
3 Pelaku Penyerangan yang Tewaskan 3 Polisi di Katingan Dibekuk
14 menit yang lalu
YLC-8 IKA ITS Siapkan...
YLC-8 IKA ITS Siapkan Generasi Pemimpin Adaptif Menuju Indonesia Emas 2045
1 jam yang lalu
JKF 2026 Tegaskan Perkuat...
JKF 2026 Tegaskan Perkuat Kolaborasi Menuju Kota Global
2 jam yang lalu
Buruh Korban Penyekapan...
Buruh Korban Penyekapan Dilaporkan Balik Perusahaan Percetakan, Said Iqbal: Lawan, Jangan Takut!
3 jam yang lalu
28 PCNU se-Jateng Dukung...
28 PCNU se-Jateng Dukung Muktamar Ke-35 NU Digelar di Ponpes Lirboyo
3 jam yang lalu
UIN Jakarta Tegaskan...
UIN Jakarta Tegaskan Status Guru Triguna Tetap Aman, Tata Kelola Sekolah Beralih ke Skema BLU
4 jam yang lalu
Infografis
Diskon dan Pembebasan...
Diskon dan Pembebasan BBNKB untuk Warga Jakarta!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved