Oneng mau tiru kampanye Jokowi-Ahok
Senin, 30 Juli 2012 - 21:18 WIB
Oneng mau tiru kampanye Jokowi-Ahok
A
A
A
Sindonews.com - Politikus PDI Perjuangan Rieke Dyah Pitaloka disebut-sebut akan dicalonkan partainya untuk bertarung dalam Pemilihan Kepala Daerah Jawa Barat. Jika hal itu terjadi, Rieke berjanji akan mengadopsi gaya kampanye Joko Widodo (Jokowi)-Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta.
"Kalau saya pribadi lebih seperti itu (memakai pola kampanye Jokowi-Ahok di Pilkada Jabar-red),” kata anggota Komisi IX DPR itu, usai menjadi pembicara diskusi bertema 'Membedah Sistem Politik Indonesia', di Aula Suradiredja Universitas Pasundan (Unpas) Lengkong Besar, Bandung, Senin (30/7/2012).
Menurut wanita yang tenar dengan sapaan 'Oneng' dalam sinetron Bajaj Bajuri itu, politik merupakan tatap muka langsung, bukan tebar janji-janji kepada masyarakat.
"Waktu Pileg (pemilihan legislatif), saya ketemu langsung dengan masyarakat, saya terangkan tugas legislatif itu apa, yakni sebagai legislasi untuk budgetting dan controlling terhadap pemerintah," terangnya.
Rieke mengatakan, dirinya mengagumi model kampanye koleganya di PDI Perjuangan itu. Kampanye itu memberikan penjelasan terhadap kerja partai politik.
Rieke mengaku tidak jauh berbeda dengan Jokowi yang tidak memiliki banyak uang. Seandainya ditunjuk menjadi balon Gubernur atau Wagub dari internal partainya, modal kerja politik yang akan jadi andalannya.
“Kalau ditanya saya modalnya apa, ya punya modal kerja politik. Misalnya mengadvokasi langsung persoalan masyarakat," pungkasnya.
"Kalau saya pribadi lebih seperti itu (memakai pola kampanye Jokowi-Ahok di Pilkada Jabar-red),” kata anggota Komisi IX DPR itu, usai menjadi pembicara diskusi bertema 'Membedah Sistem Politik Indonesia', di Aula Suradiredja Universitas Pasundan (Unpas) Lengkong Besar, Bandung, Senin (30/7/2012).
Menurut wanita yang tenar dengan sapaan 'Oneng' dalam sinetron Bajaj Bajuri itu, politik merupakan tatap muka langsung, bukan tebar janji-janji kepada masyarakat.
"Waktu Pileg (pemilihan legislatif), saya ketemu langsung dengan masyarakat, saya terangkan tugas legislatif itu apa, yakni sebagai legislasi untuk budgetting dan controlling terhadap pemerintah," terangnya.
Rieke mengatakan, dirinya mengagumi model kampanye koleganya di PDI Perjuangan itu. Kampanye itu memberikan penjelasan terhadap kerja partai politik.
Rieke mengaku tidak jauh berbeda dengan Jokowi yang tidak memiliki banyak uang. Seandainya ditunjuk menjadi balon Gubernur atau Wagub dari internal partainya, modal kerja politik yang akan jadi andalannya.
“Kalau ditanya saya modalnya apa, ya punya modal kerja politik. Misalnya mengadvokasi langsung persoalan masyarakat," pungkasnya.
(mhd)