Warga terkena peluru nyasar polisi
Jum'at, 20 Juli 2012 - 14:06 WIB
Warga terkena peluru nyasar polisi
A
A
A
Sindonews.com - Seorang warga Sawah Besar, Jakarta Pusat menjadi korban peluru nyasar yang ditembakkan anggota Polres Jakarta Selatan saat mengejar kawanan pencuri kendaraan bermotor.
Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Jakarta Selatan AKBP Hermawan mengatakan kejadian bermula saat anggotanya mengejar kawanan pencuri mobil yang kabur saat petugas polisi meminta menunjukan Surat Tanda kendaraan Bermotor (STNK).
"Saat dimintai STNK, dua pelaku kabur begitu saja meninggalkan mobilnya. Setelah tembakan peringatan tidak digubris, petugas langsung menembak pelaku, namun peluru rekorset (mantul) ke korban," katanya saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Jumat (20/7/2012).
Dia mengungkapkan, korban yang diketahui bernama Rudi (57) langsung dibawa oleh anggotanya untuk mendapatkan pertolongan medis. "Petugas yang tahu pelurunya nyasar, lalu menolong korban. Korban sendiri telah mendapatkan pertolongan medis, dan saat ini keadaannya diketahui sudah membaik," ujarnya.
Sekadar diketahui, ketika itu anggota Polres Jakarta Selatan tengah mengejar kawanan pecuri kendaraan bermotor yang beraksi pada Kamis sore di Ruko Karang Anyar Permai, tak jauh dari Pos Polisi Mangga Besar. Petugas yang mendapat informasi keberadaan tersangka, langsung berangkat dari Polres untuk membekuk mereka, di lokasi kejadian mereka menemukan dua orang yang diduga sebagai tersangka.
Namun, Saat hendak diinterogasi kedua tersangka itu berusaha melarikan diri, dan petugas pun mengejar tersangka yang membawa senjata api sambil mengeluarkan tembakan peringatan sebanyak tiga kali.
Karena tak digubris, petugas pun berusaha melumpuhkan tersangka dengan mengeluarkan tembakan ke arah kaki tersangka. Sayangnya kedua tembakan petugas itu meleset, dan satu peluru justru memantul dan mengenai Rudi berada dekat lokasi tersebut.
Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Jakarta Selatan AKBP Hermawan mengatakan kejadian bermula saat anggotanya mengejar kawanan pencuri mobil yang kabur saat petugas polisi meminta menunjukan Surat Tanda kendaraan Bermotor (STNK).
"Saat dimintai STNK, dua pelaku kabur begitu saja meninggalkan mobilnya. Setelah tembakan peringatan tidak digubris, petugas langsung menembak pelaku, namun peluru rekorset (mantul) ke korban," katanya saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Jumat (20/7/2012).
Dia mengungkapkan, korban yang diketahui bernama Rudi (57) langsung dibawa oleh anggotanya untuk mendapatkan pertolongan medis. "Petugas yang tahu pelurunya nyasar, lalu menolong korban. Korban sendiri telah mendapatkan pertolongan medis, dan saat ini keadaannya diketahui sudah membaik," ujarnya.
Sekadar diketahui, ketika itu anggota Polres Jakarta Selatan tengah mengejar kawanan pecuri kendaraan bermotor yang beraksi pada Kamis sore di Ruko Karang Anyar Permai, tak jauh dari Pos Polisi Mangga Besar. Petugas yang mendapat informasi keberadaan tersangka, langsung berangkat dari Polres untuk membekuk mereka, di lokasi kejadian mereka menemukan dua orang yang diduga sebagai tersangka.
Namun, Saat hendak diinterogasi kedua tersangka itu berusaha melarikan diri, dan petugas pun mengejar tersangka yang membawa senjata api sambil mengeluarkan tembakan peringatan sebanyak tiga kali.
Karena tak digubris, petugas pun berusaha melumpuhkan tersangka dengan mengeluarkan tembakan ke arah kaki tersangka. Sayangnya kedua tembakan petugas itu meleset, dan satu peluru justru memantul dan mengenai Rudi berada dekat lokasi tersebut.
(lil)