Golkar beri sinyal dukung Jokowi-Ahok
Jum'at, 13 Juli 2012 - 15:28 WIB
Golkar beri sinyal dukung Jokowi-Ahok
A
A
A
Sindonews.com - Jelang putaran kedua Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2012, masing-masing partai pengusung calon yang tidak lolos mulai menentukan pilihan dan memberikan dukungan terhadap calon lain yang berlaga.
Di antara partai pengusung yang calonnya tidak lolos putaran kedua adalah Partai Golkar, pengusung pasangan Alex Noerdin-Nono Sampono. Partai berlambang beringin ini disinyalir akan mendukung pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Basuki T Purnama (Ahok).
Dukungan kepada Jokowi-Ahok oleh Partai Golkar memiliki latar belakang historis yang cukup kuat. Ahok sebelum dipinang Partai Gerinda pimpinan Prabowo Subianto merupakan kader Partai Golkar.
Atas dasar latar belakang historis itu, Golkar mendukung Jokowi-Ahok. Selain itu, harapan akan perubahan Ibu Kota di tangan kedua orang itu, menjadi faktor lain yang sulit terbantahkan.
"Biar bagaimana saya setuju dengan apa yang diambil partai nanti. Tapi kita akan pilih orang Golkar. Kita menganggap Ahok masih orang Golkar," ujar politikus Golkar Nudirman Munir di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (13/7/2012).
Kendati belum ada putusan resmi partai, Nudirman mengaku, anggota Komisi III dengan tegas mendukung pasangan Jokowi-Ahok. Karena pasangan yang diusung PDI Perjuangan dan Gerindra itu dianggap mampu memberikan sentuhan perubahan terhadap Jakarta.
"Wah kalau itu saya tidak tahu (keputusan partai). Kalau saya pribadi menghendaki perubahan dan lagi Ahok Golkar. Jadi ada Golkarnya kan yang kita dukung," kata dia.
Ditambahkan dia, untuk memilih sosok pemimpin, dirinya memiliki alasan yang kuat. Karena pemimpin Jakarta memiliki perubahan yang cukup berat. "Kalau putaran dua, saya cari Golkarnya juga, saya pilih Ahok. Kalau di sebelahnya ada Jokowi, itu hanya kebetulan," pukasnya.
Di antara partai pengusung yang calonnya tidak lolos putaran kedua adalah Partai Golkar, pengusung pasangan Alex Noerdin-Nono Sampono. Partai berlambang beringin ini disinyalir akan mendukung pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Basuki T Purnama (Ahok).
Dukungan kepada Jokowi-Ahok oleh Partai Golkar memiliki latar belakang historis yang cukup kuat. Ahok sebelum dipinang Partai Gerinda pimpinan Prabowo Subianto merupakan kader Partai Golkar.
Atas dasar latar belakang historis itu, Golkar mendukung Jokowi-Ahok. Selain itu, harapan akan perubahan Ibu Kota di tangan kedua orang itu, menjadi faktor lain yang sulit terbantahkan.
"Biar bagaimana saya setuju dengan apa yang diambil partai nanti. Tapi kita akan pilih orang Golkar. Kita menganggap Ahok masih orang Golkar," ujar politikus Golkar Nudirman Munir di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (13/7/2012).
Kendati belum ada putusan resmi partai, Nudirman mengaku, anggota Komisi III dengan tegas mendukung pasangan Jokowi-Ahok. Karena pasangan yang diusung PDI Perjuangan dan Gerindra itu dianggap mampu memberikan sentuhan perubahan terhadap Jakarta.
"Wah kalau itu saya tidak tahu (keputusan partai). Kalau saya pribadi menghendaki perubahan dan lagi Ahok Golkar. Jadi ada Golkarnya kan yang kita dukung," kata dia.
Ditambahkan dia, untuk memilih sosok pemimpin, dirinya memiliki alasan yang kuat. Karena pemimpin Jakarta memiliki perubahan yang cukup berat. "Kalau putaran dua, saya cari Golkarnya juga, saya pilih Ahok. Kalau di sebelahnya ada Jokowi, itu hanya kebetulan," pukasnya.
(san)