PPP tunggu KPU DKI sebelum koalisi
Kamis, 12 Juli 2012 - 15:28 WIB
PPP tunggu KPU DKI sebelum koalisi
A
A
A
Sindonews.com - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) belum menentukan sikap dalam pertarungan Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta putaran kedua setelah sejumlah lembaga survei menunjukkan Pasangan Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama menempati posisi teratas mengungguli pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli.
Ketua DPP PPP Armani Thomafi mengatakan, pihaknya masih menunggu hasil resmi penghitungan suara yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta sebelum menentukan akan merapatkan dukungan kepada salah satu kandidat.
"Kita masih menunggu hasil resmi dari KPU DKI Jakarta, pada saatnya nanti PPP akan menentukan sikap kepada siapa kami akan memberikan dukungan," katanya saat dihubungi wartawan di Jakarta, Kamis (12/7/2012).
Dia mengungkapkan, keunggulan pasangan Jokowi-Ahok merupakan fenomena menarik dalam politik lokal di Jakarta. Pasalnya, hal tersebut tidak pernah terduga sebelum pemungutan suara dimulai.
Menurutnya, salah satu karakter yang menonjol dari Jokowi adalah sikap sederhana dan bersahajanya, sehingga warga Jakarta merasa nyaman dipimpin oleh Wali Kota Solo itu.
"Selain itu, Jokowi juga memiliki rekam jejak yang cukup baik saat dirinya memimpin Solo, hal itu tidak bisa dipungkiri akan menjadi pertimbangan bagi pemilih di Jakarta," tukasnya.
Ketua DPP PPP Armani Thomafi mengatakan, pihaknya masih menunggu hasil resmi penghitungan suara yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta sebelum menentukan akan merapatkan dukungan kepada salah satu kandidat.
"Kita masih menunggu hasil resmi dari KPU DKI Jakarta, pada saatnya nanti PPP akan menentukan sikap kepada siapa kami akan memberikan dukungan," katanya saat dihubungi wartawan di Jakarta, Kamis (12/7/2012).
Dia mengungkapkan, keunggulan pasangan Jokowi-Ahok merupakan fenomena menarik dalam politik lokal di Jakarta. Pasalnya, hal tersebut tidak pernah terduga sebelum pemungutan suara dimulai.
Menurutnya, salah satu karakter yang menonjol dari Jokowi adalah sikap sederhana dan bersahajanya, sehingga warga Jakarta merasa nyaman dipimpin oleh Wali Kota Solo itu.
"Selain itu, Jokowi juga memiliki rekam jejak yang cukup baik saat dirinya memimpin Solo, hal itu tidak bisa dipungkiri akan menjadi pertimbangan bagi pemilih di Jakarta," tukasnya.
(lil)