Koalisi Jokowi urusan PDIP
Kamis, 12 Juli 2012 - 11:59 WIB
Koalisi Jokowi urusan PDIP
A
A
A
Sindonews.com - Pasangan calon gubernur (cagub) DKI Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) siap bertarung di putaran kedua, setelah pada putaran pertama usungan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Gerindra ini berada di atas posisi cagub Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli.
Di putaran kedua, dipastikan Jokowi-Ahok menjalin koalisi dengan partai lainnya. Tapi dengan partai politik (parpol) mana, masih dibicarakan internal PDIP.
Politikus Senior PDI Perjuangan Taufiq Kiemas mengatakan, keputusan koalisi pada putaran kedua tetap menjadi wewenang pengurus DPP PDIP. "Kalau soal menggandeng partai politik (parpol) mana itu soal DPP," ujar Taufiq di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (12/7/2012).
Yang terpenting, kepada Jokowi Ketua MPR ini mengimbau agar tetap bersikap tenang dan menyusun strategi ampuh untuk menaklukkan cagub incumbent di putaran kedua.
"Ya saya rasa mulai dari sekarang Pak Jokowi jangan euforia saja, tenang, dia berkonsep, toh kalau dia enggak kelar setahun dua tahun, sama saja nasibnya, jadi ini harus diperhatikan, DKI ini sangat kritis sekali. Jangan lengah," kata dia.
Suami mantan Presiden Megawati Soekarnoputri ini mengatakan, pihaknya sudah memprediksi Pilgub DKI akan berlangsung dua putaran.
"Dari awal saya bilang putaran pasti putaran dua, yang menang siapa, enggak tahu," pungkasnya.
Di putaran kedua, dipastikan Jokowi-Ahok menjalin koalisi dengan partai lainnya. Tapi dengan partai politik (parpol) mana, masih dibicarakan internal PDIP.
Politikus Senior PDI Perjuangan Taufiq Kiemas mengatakan, keputusan koalisi pada putaran kedua tetap menjadi wewenang pengurus DPP PDIP. "Kalau soal menggandeng partai politik (parpol) mana itu soal DPP," ujar Taufiq di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (12/7/2012).
Yang terpenting, kepada Jokowi Ketua MPR ini mengimbau agar tetap bersikap tenang dan menyusun strategi ampuh untuk menaklukkan cagub incumbent di putaran kedua.
"Ya saya rasa mulai dari sekarang Pak Jokowi jangan euforia saja, tenang, dia berkonsep, toh kalau dia enggak kelar setahun dua tahun, sama saja nasibnya, jadi ini harus diperhatikan, DKI ini sangat kritis sekali. Jangan lengah," kata dia.
Suami mantan Presiden Megawati Soekarnoputri ini mengatakan, pihaknya sudah memprediksi Pilgub DKI akan berlangsung dua putaran.
"Dari awal saya bilang putaran pasti putaran dua, yang menang siapa, enggak tahu," pungkasnya.
(lns)