Korupsi kincir angin, tim ahli diterjunkan

Minggu, 08 Juli 2012 - 00:02 WIB
Korupsi kincir angin,...
Korupsi kincir angin, tim ahli diterjunkan
A A A
Sindonews.com - Tim ahli mesin dari Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar melakukan pemeriksaann terkait kasus dugaan korupsi proyek pengadaan instalasi air bersih bertenaga bayu atau kincir angin di Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Menurut Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Bulukumba Muhammad Ruslan Muin, meskipun telah tim ahli telah menyelidiki, namun pihaknya belum bisa mempublikasikan hasilnya.
“Mereka (Tim ahli) juga belum menyampaikan ke kami hasil sementara berdasarkan peninjauan di lapangannya,” jelas Ruslan menjelaskan, Sabtu (7/7/2012).

Dia mengungkapkan pemeriksaan proyek yang terleletak di Kelurahan Mariorennu, Kecamatan Gantarang itu, terkait penyebab tidak berfungsingnya proyek yang menelan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) senilai Rp4,2 miliar itu. Padahal, kata Ruslan, anggarannya sudah dinyatakan cair 100 persen.

“Proyek ini tidak berfungsi karena ada kesalahan. Makanya, kita mau tahu perencanaan yang salah atau penempatan proyek,” ucapnya.

Ruslan berjanji, pihaknya akan mengumumkan hasil pemeriksaan dari ahli mesin tersebut, paling lama dua minggu kedepan. Hasil pemeriksaan ini akan menjadi rujukan pihak Kejari Bulukumba.

“Kami terkendala pengetahuan terhadap proyek ini. Sebab, baru pertama kali ada di daerah bahkan di Sulsel. Sehingga dibutuhkan ada pemeriksaan,” papar Ruslan.

Lebih lanjut, dia menyebutkan, meski baru tahap pemeriksaan dari tim ahli mesin, namun pihaknya sudah bisa memprediksi nama-nama yang akan dijadikan tersangka dalam proyek kincir angin tersebut. Namun, belum bisa dipublikasikan sampai pemeriksaan dinyatakan rampung 100 persen.

Sementara itu, Ketua Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba Askar HL mengemukakan, pihaknya mendesak kepada Kejari agar segera menyelesaikan pemeriksaan proyek kincir angin ini. Menurutnya, proyek itu belum berfungsi disebabkan karena rekanan bekerja asal-asalan, bukan berdasar pada Rancangan Anggaran Belanja (RAB) yang ada.

“Rekanan terlalu mau untung besar sehingga melupakan kewajibannya,” ungkap Askar.

Askar menambahkan, perlunya masalah tersebut diselesaikan supaya bisa diketahui apa penyebabnya, sehingga proyek yang dibiayai melalui bank dunia ini belum berfungsi. Padahal, warga Mariorennu sudah membutuhkan air bersih.

“Keberadaan kincir angin ini diharapkan bisa menutupi kekurangan air bersih warga sebenarnya. Tapi, kalau begini bagaimana caranya. Makanya, perlu segera diselesaikan,” ucap legislator asal Dapil Kecamatan Gantarang-Kindang Bulukumba ini.

Terpisah, Aktivis Aliansi Masyarakat Penegak Demokrasi (AMPD) Bulukumba Muhammad Musafir mengemukakan, kerja rekanan tersebut harus menjadi pelajaran bagi Pemkab Bulukumba agar tidak memberikan lagi proyek berikutnya. Apalagi, cara kerja mereka belum bisa dirasakan warga.

“Ini sama halnya buang-buang anggaran, karena tidak bisa digunakan. Padahal, jika ini dimanfaatkan cukup besar manfaatnya,” ujar Musafir.
(azh)
Berita Terkait
Kejari Kabupaten Bekasi...
Kejari Kabupaten Bekasi Selamatkan Uang Negara Rp1,1 Miliar
Richard Ohee: Perlu...
Richard Ohee: Perlu Strategi Khusus untuk Tangani Kasus Korupsi di Papua
Korupsi Proyek Jalan...
Korupsi Proyek Jalan Rantau Alai-SP Kilip Rp1,2 M, PPK dan Kontraktor Dijebloskan ke Penjara
Usut Dugaan Korupsi,...
Usut Dugaan Korupsi, Tim Kejari Geledah Kantor KPU Kapuas
Mantan Bupati Inhil...
Mantan Bupati Inhil Ditetapkan Tersangka Korupsi Penyertaan Modal BUMD
Kejati Malut Tetapkan...
Kejati Malut Tetapkan Empat Tersangka Kasus Pengadaan Kapal Nautikan
Berita Terkini
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
5 jam yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
5 jam yang lalu
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
6 jam yang lalu
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
7 jam yang lalu
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
8 jam yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
8 jam yang lalu
Infografis
4 Fakta Ratu Suthida,...
4 Fakta Ratu Suthida, Navigator Tim Layar Thailand di SEA Games 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved