Mulai 12 April 2020, Tak Pakai Masker Dilarang Naik Angkutan Umum di Jakarta

Senin, 06 April 2020 - 18:21 WIB
Mulai 12 April 2020,...
Mulai 12 April 2020, Tak Pakai Masker Dilarang Naik Angkutan Umum di Jakarta
A A A
JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta menyatakan mulai 12 April 2020 mendatang penumpang yang tidak mengenakan masker, tidak diizinkan untuk melanjutkan perjalanan menggunakan transportasi umum. Terhitung mulai hari ini Pemprov DKI melakukan sosialisasi di sejumlah transportasi publik di Jakarta.

"Sosialisasi kewajiban penggunaan masker saat menggunakan transportasi umum mulai dilakukan hari ini, Senin (6/4/2020) dan efektif berlaku pada Minggu, 12 April 2020 mendatang. Diharapkan kepada para warga pengguna moda transportasi umum dapat memahami dan melaksakan dengan baik kebijakan ini, agar potensi penularan penyakit dapat berkurang," ujar Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, Senin (6/4/2020).

Dia melanjutkan, pada saat berlaku efektif, penumpang yang tidak menggunakan masker tidak diperbolehkan naik angkutan umum. Kebijakan ini memerlukan dukungan dari semua pihak dan kesadaran masyarakat dalam melakukan aksi pencegahan terhadap potensi penyebaran Covid-19 di Jakarta. (Baca: DKI Wajibkan Penumpang Seluruh Angkutan Umum Massal Gunakan Masker)

Syafrin juga berharap, masyarakat di DKI Jakarta khususnya, dan Jabodetabek pada umumnya mematuhi dan melaksanakan kebijakan ini dengan baik. "Saya juga sudah berkoordinasi dengan Organda, PT KCI, dan PT Railink untuk ikut melaksanakan imbauan Gubernur. Alhamdulillah, semuanya mendukung dan menyambut baik imbauan ini dan berkomitmen untuk mewajibkan aturan pemakaian masker hingga kondisi normal kembali," lanjut Syafrin.

Sebelumnya, Gubernur Anies juga telah mengeluarkan seruan kepada seluruh masyarakat di DKI Jakarta tentang Penggunaan Masker untuk Mencegah Penularan Corona Virus Disease (COVID-19) ketika berada atau berkegiatan di luar rumah. Dalam Seruan Gubernur Nomor 9 Tahun 2020 tersebut, penggunaan jenis masker kain dapat menjadi solusi alternatif masyarakat apabila tidak memiliki masker standar medis sebagai upaya untuk menekanan penyebaran penularan kasus Covid-19 di Ibu Kota.
(whb)
Berita Terkait
26 Sopir Angkutan Umum...
26 Sopir Angkutan Umum di Lombok Timur Jalani Rapid Test
Pengusaha Bus Wisata...
Pengusaha Bus Wisata Diminta Menyesuaikan Prosedur New Normal
Kapasitas Penumpang...
Kapasitas Penumpang Angkutan Umum Sebaiknya Tetap 50%
Berisiko Sebarkan COVID-19,...
Berisiko Sebarkan COVID-19, Angkutan Umum di Pangandaran Belum Beroperasi
Setelah Pasar, Jateng...
Setelah Pasar, Jateng Bakal Atur Jarak Penumpang di Angkutan Umum
Terdampak COVID-19,...
Terdampak COVID-19, Pendapatan Sopir Bus AKDP Anjlok
Berita Terkini
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
1 jam yang lalu
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
2 jam yang lalu
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
2 jam yang lalu
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
3 jam yang lalu
Ketua HMI Merauke: PSN...
Ketua HMI Merauke: PSN Harus Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Orang Asli Papua
3 jam yang lalu
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
3 jam yang lalu
Infografis
Terkerek PBBKB, Harga...
Terkerek PBBKB, Harga BBM di DKI Jakarta Bakal Naik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved