Advertorial

Wali Kota Pekanbaru Pastikan Layanan Kesehatan Siap Antisipasi Peningkatan PDP

loading...
Wali Kota Pekanbaru Pastikan Layanan Kesehatan Siap Antisipasi Peningkatan PDP
Wali Kota Pekanbaru Pastikan Layanan Kesehatan Siap Antisipasi Peningkatan PDP
PEKANBARU - Wali Kota Pekanbaru Firdaus mengimbau masyarakat agar mengikuti surat edaran yang menyikapi kondisi penyebaran Covid-19 atau virus corona di Kota Pekanbaru.

Firdaus juga memaparkan bahwa jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Pekanbaru bertambah. Hal ini seiring dengan pemulangan TKI asal Pekanbaru dari Malaysia.

Pemerintah Kota Pekanbaru pun menindaklanjuti kepulangan TKI ini. Mereka nantinya bakal menjalani karantina sepulangnya dari Malaysia. Pemerintah kota menempatkannya di Rusunawa Rejosari, Jalan Teluk Lembu Ujung. Mereka berada di sana sebelum pulang ke rumahnya.

"Setelah berada di Kota Pekanbaru, mereka akan jalani karantina selama 14 hari," terang Wako, Selasa (31/3/2020).



Ia menyebut bahwa rusunawa itu menjadi Posko Karantina TKI yang pulang dari Malaysia.

Pemerintah kota juga menyiapkan layanan kesehatan antisipasi peningkatan Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Kota Pekanbaru sebagai konsentrasi utama menyediakan 70 tempat tidur.
Ada juga dukungan dari rumah sakit yang ditunjuk pemerintah pusat untuk PDP. Satu di antaranya RS Arifin Achmad.

Pemerintah Provinsi Riau dan Pemerintah Kota Pekanbaru juga mengajak rumah sakit swasta menjadi rujukan bagi PDP. Jumlahnya mencapai 45 rumah sakit. "Bila ada kenaikan eskalasi, pemerintah juga menyiapkan RSD Madani, RSJ Tampan dan RS Petala Bumi," ulasnya.



Ia mengatakan bahwa posko menerima partisipasi masyarakat. Ada berbagai bantuan untuk mendukung pencegahan Covid-19. Ada juga masyarakat yang tergabung dalam RW Siaga Covid-19. Mereka adalah relawan masyarakat membantu memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"Ini menunjukkan partisipasi aktif masyarakat berbasis RW. Pemerintah bahu membahu bergandeng tangan dengan masyarakat mengantisipasi penyebaran virus corona," ulasnya.[adv]
(akn)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top