Papua Siapkan Opsi Lockdown

Jum'at, 20 Maret 2020 - 18:20 WIB
Papua Siapkan Opsi Lockdown
Papua Siapkan Opsi Lockdown
A A A
JAYAPURA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua sudah menyiapkan langkah lockdown jika dalam lima hari ke depan penyebaran virus corona (COVID-19) semakin meluas.

Hal itu disampaikan Gubernur Papua Lukas Enembe seusai menggelar pertemuan terbatas di Gedung Negara, Kota Jayapura, Papua, Jumat (20/3/2020). (Baca juga: Dua Warga Positif, Kalteng Terapkan Tanggap Darurat)

Lukas Enembe mengatakan, pihaknya saat ini masih melihat kemungkinan-kemungkinan untuk menetapkan opsi lockdown wilayah atau opsi social distancing yakni isolasi dan karantina guna mencegah penyebaran virus korona. “Nanti Rabu, 25 Maret 2020 baru saya umumkan status Papua terkait dengan virus ini. Apakah lockdown atau pembatasan sosial,” kata Lukas.

Menurut Lukas, lockdown tersebut bukan berarti menutup semua aktivitas masyarakat, tetapi lebih kepada menutup pintu masuknya orang dari luar ke Papua. “Orang yang masuk ke Papua melalui jalur penerbangan dan pelabuhan akan dihentikan sementara selama 14 hari. Ini akan saya putuskan pada Rabu nanti. Lockdown ini juga akan berlaku selama 14 hari dan selanjutnya akan dilihat perkembangan penyebaran virus tersebut,” ujarnya.

Apabila opsi lockdown diambil untuk menutup akses masuknya orang dari bandata dan pelabuhan, Sekretaris Daerah (Sekda) Papua Hery Dosinaen menjamin stok pangan di Papua aman selama masa siaga darurat virus korona hingga 17 April 2020. “Pemerintah Provinsi Papua akan melakukan langkah antisipasi terhadap ketersedian barang,” kata Hery Dosinaen, Kamis (19/3/2020).

Hery mengatakan stok beras aman hingga empat bulan ke depan. Sedangkan persediaan gula dan bahan pokok lain masih harus dipantau secara ketat. “Hal ini menjadi perhatian pemerintah. Jangan sampai situasi dan kondisi ini, kehidupan atau perekonomian masyarakat tidak baik, karena kekurangan bahan makanan,” tandasnya.
(nbs)
Berita Terkait
15 Pasien Corona di...
15 Pasien Corona di Papua Sembuh
Tangkal COVID-19, Wabup...
Tangkal COVID-19, Wabup Keerom Bagikan Masker ke Warga Yaturaharja
Rawan Terpapar, Tim...
Rawan Terpapar, Tim Penanganan COVID-19 Polda Papua Bakal Jalani Rapid Test
Setelah Virus Corona,...
Setelah Virus Corona, Giliran Banjir Rendam Ratusan Rumah di Merangin
8 Rumah Dibakar Akibat...
8 Rumah Dibakar Akibat Berselisih soal Pemasangan Portal Terkait Pandemi Corona
Pasien Positif Corona...
Pasien Positif Corona di Kabupaten Jayapura Bertambah 3 Orang
Berita Terkini
Nahdliyin Muda Batang:...
Nahdliyin Muda Batang: Siapa pun Ketum PBNU Harus Bisa Memperkuat Posisi NU
1 menit yang lalu
5 Fakta Bom Perang Dunia...
5 Fakta Bom Perang Dunia II Meledak di Biak Numfor, Nomor 3 Memilukan
29 menit yang lalu
Kemenpar Apresiasi BPJPH...
Kemenpar Apresiasi BPJPH atas Kolaborasi Sertifikasi Halal 31.548 UMK Desa Wisata
1 jam yang lalu
4 Kombes Pol Digeser...
4 Kombes Pol Digeser Kapolri ke Dirreskrimum Polda pada Mutasi 7 Mei 2026
3 jam yang lalu
Tol Trans Jawa Ramai...
Tol Trans Jawa Ramai saat Libur Waisak, Ribuan Kendaraan Padati Gerbang Tol Utama
9 jam yang lalu
Dari Penyidik KPK hingga...
Dari Penyidik KPK hingga Dirreskrimum Polda NTT, Jejak Karier Kombes Sigit Haryono
10 jam yang lalu
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved