Pedagang Minta Keringanan Harga Kios Pasar Bantargebang

Minggu, 15 Maret 2020 - 06:29 WIB
Pedagang Minta Keringanan...
Pedagang Minta Keringanan Harga Kios Pasar Bantargebang
A A A
JAKARTA - Terkait rencana relokasi Pasar Bantargebang, Bekasi, pedagang yang tergabung dalam Persatuan Pedagang Pasar Bantargebang (P3B) mengaku tak merasa keberatan.

Walau sepakat soal rencana relokasi pedagang agar masuk ke dalam pasar, namun P3B tetap pada pendirian untuk menolak harga kios yang dinilai memberatkan pedagang.

"Klien kami akan menentukan sikap, apakah PT Javana sebagai pengembang proyek renovasi Pasar Bantargebang masih mau membantu menurunkan harga, kalau tidak kami akan ambil langkah hukum," ujar kuasa hukum P3B, Juanda dalam keterangannya, Sabtu 14 Maret 2020 malam.

Dikatakannya, masalah terbesar dari rencana relokasi pasar ini adalah persoalan harga kios yang dinilai memberatkan pedagang. "Karena ini renovasi bukan revitalisasi, kami minta potongan 50 persen dari harga Rp26 juta per meter. Sekali lagi ini karena renovasi, bukan revitalisasi," tandas Juanda.

Ditambahkan Ketua P3B, Mulia, Harga kios yang diajukan PT Javana tidak relevan dengan kondisi saat ini dimana banyak pedagang yang sedang kena imbas akibat lesunya perekonomian belakangan ini.
Kata dia, soal harga kios sebesar Rp26 juta dan los dari Rp14 juta sampai Rp10 juta per meter persegi hampir sama dengan harga kios di Pasar Kranji Baru, Pasar Jatiasih dan Pasar Family yang gedungnya direvitalisasi.

"Kami pada dasarnya mendukung program pemerintah dan sepakat relokasi menata Pasar Bantargebang agar lebih rapi dan lebih baik. Tetapi kami minta Walikota untuk menjembatani kami agar kami rakyat kecil bisa berjualan tanpa dibebani harga kios yang terlalu mahal. Bahkan kalau bisa, kami minta disubsidi Pemkot agar kami bisa berdagang untuk menafkahi keluarga kami," kata Mulia.

Terkait keinginan pedagang ini, baik pihak PT Javana dan Pemkot Bekasi belum bisa dimintai konfirmasinya lantaran saat proses mediasi, wartawan dilarang masuk ke dalam ruangan mediasi.

Untuk diketahui, pedagang PasarBantargebang, Bekasi pernah menggelar unjuk rasa menolak renovasi pasar oleh Pemkot Bekasi pada Senin 13 Januari 2020. Pedagang menolak rencana renovasi lantaran belum ada kesepakatan dengan Pemkot Bekasi terkait harga kios.
(mhd)
Berita Terkait
120 Los Kanre Rong Disegel...
120 Los Kanre Rong Disegel Karena Menunggak Iuran Listrik
Curhat Pedagang Pecel...
Curhat Pedagang Pecel Lele dan Mi Ayam Terkait Pengetatan Jam Malam
Usaha Terpuruk Akibat...
Usaha Terpuruk Akibat PPKM Darurat, PKL Tamansari Salatiga Berduka
PKL Sultan Agung Ditata,...
PKL Sultan Agung Ditata, Pedagang Dibatasi Hanya 20 Lapak
Kerap Dijadikan Lokasi...
Kerap Dijadikan Lokasi Pesta Miras, Lapak PKL Dibongkar Satpol PP
Wakil Bupati Bone Minta...
Wakil Bupati Bone Minta PKL Bantu Pemerintah dalam Pemulihan Ekonomi
Berita Terkini
Pemprov DKI Buka 2.843...
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Sektor Padat Karya, Pramono: Gaji UMP Jakarta
20 menit yang lalu
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
27 menit yang lalu
Tiket Kereta Liburan...
Tiket Kereta Liburan Sekolah Diskon 30%, Pemesanan Mulai 6 Juni
44 menit yang lalu
Mimika Darurat Narkoba,...
Mimika Darurat Narkoba, Rampeani Rachman Minta Bandar Diburu hingga ke Akar
1 jam yang lalu
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
3 jam yang lalu
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
4 jam yang lalu
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved