Remaja Putri Bunuh Bocah, Kak Seto: Ada Kelainan Mental Psikopatologi

Senin, 09 Maret 2020 - 08:03 WIB
Remaja Putri Bunuh Bocah,...
Remaja Putri Bunuh Bocah, Kak Seto: Ada Kelainan Mental Psikopatologi
A A A
JAKARTA - Kasus pembunuhan yang melibatkan NF (15) remaja putri yang tega menghabisi bocah berusia 6 tahun di Karang Anyar, Sawah Besar, Jakarta Pusat pada Kamis 5 Maret 2020 menyita perhatian publik. Pasalnya, pelaku seusai melakukan pembunuhan sadis tidak sama sekali merasakan perasaan bersalah.

Menanggapi kasus pembunuhan terebut, Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi atau yang kerap disapa Kak Seto angkat bicara. Menurutnya, pembunuhan itu harus ditangani secara komprehensif agar tidak menjadi permasalahan di kemudian hari.

"Intinya gini kita harus hati-hati dalam menanggapi kasus itu. Jangan sampai justru menimbulkan efek peniruan, itu yang perlu dijaga bersama," ujar Seto saat dihubungi SINDOnews, Senin (9/3/2020). (Baca juga: Remaja Putri Bunuh Bocah di Sawah Besar, Kriminolog: Pemerintah Harus Tegas)

Apa yang dilakukan NF sudah masuk kategori kelainan mental. Karena pelaku secara sadis melakukan pembunuhan, namun merasa ada kepuasan tersendiri seusai melakukan tindakan abnormal tersebut.

"Ini sebenarnya semacam ada istilahnya psikopatologi. Istilahnya psikopat ya. Melakukan tindakan yang sadis tanpa ada perasan bersalah, rasa empatinya sudah hilang sama sekali," kata Seto.

Tindakan tidak wajar itu bisa dipengaruhi dari berbagai aspek seperti lingkungan yang cenderung memerlihatkan kekerasan, kemudian tidak mendapat perhatian sehingga pelaku memilih untuk berteman dengan gadget sebagai pelampiasan dari keadaan di sekitarnya.

"Dia lari ke persahabatan yang disebut dengan gadget ataupun media sosial yang kemudian mengonsumsi berbagai berita-berita ataupun tayangan- tayangan, contoh-contoh yang mengarah kepada kekerasan atau kekejaman," ungkapnya.
(jon)
Berita Terkait
Polisi Ungkap Motif...
Polisi Ungkap Motif Pria Banting Keponakan Kekasihnya yang Masih Balita di Condet
Fakta Mengejutkan Kasus...
Fakta Mengejutkan Kasus Penyiksaan Anak, Polisi Sebut 3 Bocah Ngarang Cerita
Menolak Cuci Pakaian,...
Menolak Cuci Pakaian, Bocah 12 Tahun Dianiaya Ayah Kandung di Duren Sawit
Buru Pelaku Penyiksaan...
Buru Pelaku Penyiksaan Anak di Jakarta Barat, Kemensos Akan Lapor Polisi
Akui Kekerasan Verbal,...
Akui Kekerasan Verbal, Ibu Kandung Korban Penculikan Ngaku Kangen Anak
Jadi Korban Pencabulan,...
Jadi Korban Pencabulan, Bocah 6 Tahun di Lampung Barat Dapat Pendampingan
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
5 jam yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
7 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
7 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
7 jam yang lalu
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
7 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
7 jam yang lalu
Infografis
7 Kolonel TNI AL Pecah...
7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska Koarmada RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved