10 Korban Berhasil Ditemukan, Operasi Susur Sungai Sempor Dihentikan

Minggu, 23 Februari 2020 - 12:12 WIB
10 Korban Berhasil Ditemukan,...
10 Korban Berhasil Ditemukan, Operasi Susur Sungai Sempor Dihentikan
A A A
Tim gabungan pencarian korban tragedi susur sungai Sempor akhirnya menemukan dua korban lagi. Dengan demikian 10 korban berhasil ditemukan.

Humas Basarnas DIY Pipit Eriyanto mengatakan, setelah tim gabungan menghentikan proses pencarian pada Sabtu 22 Februari 2020 malam, pagi tadi proses pencarian dilanjutkan. Tim langsung melakukan penyusuran sungai dan melakukan pencarian di sekitar Dam. Dalam pencarian pagi tadi, satu korban ditemukan atas nama Yasinta Bunga, 12. Korban ditemukan pada pukul 05.30 WIB.

"Korban pertama ditemukan di Dam Matras yang berjarak 400 meter dari titik awal hanyut. Korban dalam keadaan henti napas dan henti jantung atau meninggal dunia," terangnya kepada wartawan, Minggu (23/2/2020).

Pencarian pun terus dilakukan. Selang satu setengah jam atau pada pukul 07.05 WIB korban terakhir akhirnya berhasil ditemukan. Korban atas nama Zahra Imelda berhasil ditemukan dsn dievakuasi tidak jauh dari posisi ditemukan korban sebelumnya.

"Korban juga henti nafas dan henti jantung. Sekarang semua korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda DIY," katanya. (Baca juga: Keluarga Korban Susur Sungai Pasrah dan Anggap Musibah )

Dengan ditemukan dua korban, berarti semua korban (10 siswa) SMPN 1 Turi Sleman yang mengikuti susur sungai di Sungai Sempor ditemukan semuanya.

Sementara Komandan Operasi SAR Sungai Sempor Asnawi mengatakan, dengan ditemukannya semua korban, pihaknya menghentikan proses pencarian. Selanjutnya tim dikembalikan kepada unsur masing masing.

"Operasi pencarian dinyatakan dihentikan dengan semua korban berhasil ditemukan. Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang membantu operasi pencarian ini," ucapnya dalam rilis yang dikeluarkan pagi ini.

Ketua Kwartir Daerah (Kakwarda) XII Gerakan Pramuka DIY GKR Mangkubumi mengatakan tragedi Susur Sungai Sempor yang dilakukan Pramuka SMPN 1 Turi Sleman menjadi evaluasi bersama. Namun demikian pihaknya meyakini tidak ada unsur kesengajaaan dalam peristiwa tersebut.

"Ini murni musibah, kami berharap semua pihak bijaksana menyikapinya," imbaunya. (Baca juga: Ini Identitas 10 Jenazah Siswa yang Telah Ditemukan )

Ke depan Pramuka DIY akan segera menata dan melakukan pelatihan kebenavamama bagi pembina untuk kegiatan kegiatan lapangan yang memiliki risiko.

"Semua harus dioahsmkam dan dilantik kebencanaan termasuk memahami risiko kegiatan sehingga hal ini tidak terulang," pungkasnya.
(mhd)
Berita Terkait
Korban Terakhir Hanyut...
Korban Terakhir Hanyut di Sungai Ditemukan Meninggal Dunia
3 Pemancing di Purbalingga...
3 Pemancing di Purbalingga Terseret Banjir Bandang, 1 Selamat dan 2 Hilang
Wanita Cantik Ini Tewas...
Wanita Cantik Ini Tewas Terseret Arus Sungai, Diduga Terpeleset
Mayat Perempuan Tanpa...
Mayat Perempuan Tanpa Busana Ditemukan Warga di Kali Juri Pasuruan
3 Bocah SD di Serang...
3 Bocah SD di Serang Tewas Terseret Banjir Irigasi
Banjir Bekasi, Seorang...
Banjir Bekasi, Seorang Warga Jatiasih Hilang Terseret Arus
Berita Terkini
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
1 jam yang lalu
Rusak Ruko hingga Pamer...
Rusak Ruko hingga Pamer Airsoft Gun di Jakut, Selebgram Adam Deni Ditangkap Polisi
2 jam yang lalu
Rano Karno Sebut Jakarta...
Rano Karno Sebut Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik Dunia Kalahkan Washington DC
8 jam yang lalu
Kaesang Kaget Foto Jokowi...
Kaesang Kaget Foto Jokowi Lebih Banyak di Rakorwil PSI Kaltim
9 jam yang lalu
Polda Metro Tangkap...
Polda Metro Tangkap Perampok Minimarket di Bekasi, Pelaku Tercatat sebagai Mahasiswa
9 jam yang lalu
GKSI Berdayakan Peternak...
GKSI Berdayakan Peternak dan Koperasi Susu untuk Perkuat Program MBG
9 jam yang lalu
Infografis
Daftar 10 Pemain Tersubur...
Daftar 10 Pemain Tersubur dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved