Polda Banten Tutup 10 Lubang Gurandil di Gunung Halimun-Salak

Jum'at, 24 Januari 2020 - 15:14 WIB
Polda Banten Tutup 10...
Polda Banten Tutup 10 Lubang Gurandil di Gunung Halimun-Salak
A A A
LEBAK - Polda Banten menutup sebanyak 10 lubang penambangan emas tanpa izin (gurandil) di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS). Penutupan dilakukan karena di lokasi tersebut diduga masih ada aktivitas penambangan pasca-banjir bandang dan tanah longsor di Lebak. (Baca: Polisi Kejar Bos Tambang Emas Tanpa Izin di Lebak)

Karo Ops Polda Banten Kombes Pol Aminudin Roemtaat mengatakan, anggota satgas gabungan dari Polda Banten, TNI dan intansi terkait lainnya sudah melakukan penyisiran PETI di TNGHS. Lubang yang ditemukan memudian ditutup dengan garis polisi.

"Kalau lubang banyak yang kita temukan, tapi yang besar-besar saja, yang dimungkinkan masih bisa digunakan oleh masyarakat, ada 10 yang sudah kita police line, pada hari ini," kata Roemtaat.

Menurut Roemtaat, ke 10 lubang tambang emas yang dilakukan penutupan itu, merupakan tambang yang berada di Jalur Citorek menuju objek wisata Gunung Luhur. "Untuk seluruhnya tim yang diterjunkan ada 302 orang yang kita bagi dua tim," ujarnya.

Roemtaat mengungkapkan titik tambang yang ada di wilayah Kabupaten Lebak dipastikan telah dilakukan penyisiran baik oleh Polda Banten maupun Polres Lebak. Untuk jumlah lubang tambang diperkirakan masih ada ratusan lubang. "Tentu semua sudah di sisir, seluruhnya untuk wilayah kita ada 21 tempat, terdiri dari beberapa lubang. Perkiraan segitulah (ratusan lubang)," ungkapnya.

Roemtaat menambahkan, hingga saat ini Polda Banten belum melakukan penangkapan atau telah melakukan penetapan tersangka penambangan emas ilegal tersebut. Namun kasus itu sudah dalam penyidikan Ditreskrimsus Polda Banten.

"Nanti di Dirreskrimsus, kita sifatnya menertibakan dan mengecek lokasi tambang, Yang jelas dari tanggal 11 hingga saat ini belum ada yang kita tangkap," tambahnya.
(sms)
Berita Terkait
Gakkum KLHK Tangkap...
Gakkum KLHK Tangkap Pemodal Tambang Ilegal di Taman Nasional Batang Gadis
Pemerintah Akan Menutup...
Pemerintah Akan Menutup 1.400 Tambang Emas Ilegal di Taman Nasional Gunung Halimun Salak
Astaga! Pengusaha Tambang...
Astaga! Pengusaha Tambang Pasir Ilegal di Banten Nekat Buka Police Line
Polda Sulut Tangkap...
Polda Sulut Tangkap 2 Pelaku Pembelian Emas dari Tambang Ilegal, 1,8 Kg Disita
Gerebek Tambang Emas...
Gerebek Tambang Emas Ilegal, Polres Muratara Tangkap 3 Pelaku Penambang Liar
Polisi Tetapkan Empat...
Polisi Tetapkan Empat Tersangka Kasus Tambang Emas Ilegal di Banyumas
Berita Terkini
Kasus Penipuan Hanania...
Kasus Penipuan Hanania Travel, Polda Metro Periksa 70 Saksi
2 jam yang lalu
Kuasa Hukum Roy Suryo...
Kuasa Hukum Roy Suryo Beberkan Konstruksi Laporan Terhadap Lechumanan dan Rismon
3 jam yang lalu
Kader PPP Segera Laporkan...
Kader PPP Segera Laporkan Taj Yasin, Agus Suparmanto, dan Thobahul Aftoni ke Polda Metro
3 jam yang lalu
PTUN Serang Tutup Gugatan...
PTUN Serang Tutup Gugatan Yayasan Syarif Hidayatullah, Pengacara: Kepemilikan UIN Jakarta Kian Tegas
4 jam yang lalu
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
5 jam yang lalu
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
6 jam yang lalu
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved