Polda Jateng: Ada yang Setor Rp150 Juta demi Gabung Keraton Agung Sejagat

Senin, 20 Januari 2020 - 15:12 WIB
Polda Jateng: Ada yang...
Polda Jateng: Ada yang Setor Rp150 Juta demi Gabung Keraton Agung Sejagat
A A A
SEMARANG - Polisi masih mendalami dugaan modus penipuan dalam Keraton Agung Sejagat di Purworejo Jawa Tengah. Bahkan, warga harus membayar hingga ratusan juta rupiah demi bergabung dengan keraton palsu ini.

"Kemarin mendapatkan informasi dari warga di sana ada yang sampai menyerahkan Rp150 juta ini masih dicari oleh penyidik untuk dipanggil sebagai keterangan saksi korban," kata Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna di Semarang, Senin (20/1/2020). (Baca jug: Ngaku Berkhayal Jadi Raja-Ratu Keraton Agung Sejagat, Polda Periksa Kejiwaan Toto-Fani)
Polda Jateng: Ada yang Setor Rp150 Juta demi Gabung Keraton Agung Sejagat

Menurutnya, polisi telah memeriksa 18 saksi yang diduga menjadi korban. Mereka rata-rata telah membayar Rp3 juta sampai Rp30 juta. Mereka rela membayar karena diiming-iming jabatan dan gaji besar bila bergabung menjadi anggota kerajaan. (Baca juga: Ternyata Ritual Keraton Agung Sejagat Ganggu Ibadah Salat Warga)

"Dari ratusan (pengikut) itu mereka juga mengakui bahwa mereka tertipu, tapi kita hanya mengambil sampel 18 orang. Ini yang betul-betul sudah mendapatkan iming-iming kemudian menyetorkan sejumlah uang," terangnya.

Namun, janji-janji yang disampaikan Raja Toto Santoso (42) dan permaisuri Ratu Fanni Aminadia (41) hamya isapan jempol belaka. Bahkan, mereka pun harus tunduk saat polisi melakukam penangkapan terhadap keduanya di Wates Yogyakarta pada 14 Januari.

"Kemudian dia dijanjikan itu tidak ada sama sekali. Sampai sekarang baik dari gaji, kemudian jabatan dan lain-lain, yang katanya hidupnya lebih makmur itu banyak janji iming-iming seperti itu," pungkasnya.
Sebelumnya polisi juga meminta keterangan ahli sejarah dan budaya untuk memeriksa silsilah Toto maupun Ratu Fanni Aminadia (41). Hasilnya, tak ditemukan garis keturunan yang menyambung ke trah Raja-Raja Mataram maupun Majapahit.

"Sebenarnya tidak ada sama sekali keturunan kerajaan, tak ada. Bahkan sudah kita cek dari ali sejarah dan budaya tidak ada silsilah dari saudara Toto ini dari keturunan Raja Mataram atau Majapahit, tidak ada sama sekali," terangnya.

Meski telah mengakui kebohongannya, namun polisi tetap melibatkan psikologi untuk mengetahui kejiwaan tersangka. Terlebih, dua tersangka saat memberikan keterangan cenderung berbelit-belit untuk menyembunyikan fakta.

"Kita melihat kalau keterangan tambahan dari ahli ini apalabila dibutuhkan. Kemarin itu jawaban yang bersangkutan ini selalu berbelit-belit, selalu mengatakan bahwa ini memang dari wangsit dia keturunan kerajaan, padahal sebenarnya tidak ada sama sekali," tandasnya.

"Dari ratusan (pengikut) itu mereka juga mengakui bahwa mereka tertipu, tapi kita hanya mengambil sampel 18 orang. Ini yang betul-betul sudah mendapatkan iming-iming kemudian menyetorkan sejumlah uang," terangnya.

Namun, janji-janji yang disampaikan Raja Toto Santoso (42) dan permaisuri Ratu Fanni Aminadia (41) hamya isapan jempol belaka. Bahkan, mereka pun harus tunduk saat polisi melakukam penangkapan terhadap keduanya di Wates Yogyakarta pada 14 Januari.

"Kemudian dia dijanjikan itu tidak ada sama sekali. Sampai sekarang baik dari gaji, kemudian jabatan dan lain-lain, yang katanya hidupnya lebih makmur itu banyak janji iming-iming seperti itu," pungkasnya.
(shf)
Berita Terkait
Enam Kerajaan Fiktif...
Enam Kerajaan Fiktif di Indonesia yang Muncul dan Bikin Geger
Kabar Terakhir Raja...
Kabar Terakhir Raja Agung Sejagat, Divonis Empat Tahun Penjara
Kisah Keraton Dalem...
Kisah Keraton Dalem Agung Pakungwati, Kasultanan Cirebon dan Banten
Penampakan Rumah Termahal...
Penampakan Rumah Termahal Sejagat Milik Putra Mahkota Arab Saudi
Membaca Keberagaman...
Membaca Keberagaman dari Masjid Agung Solo
Haul Sultan Agung Peringati...
Haul Sultan Agung Peringati Perjuangan untuk Bangsa
Berita Terkini
Muscab PPP se-Papua...
Muscab PPP se-Papua Tengah, Mardiono Dorong Kolaborasi dengan Pemda untuk Sejahterakan Rakyat
8 menit yang lalu
Lansia 70 Tahun di PIK...
Lansia 70 Tahun di PIK Nyaris Diculik, Pelaku Kini Diburu Polisi
16 menit yang lalu
Raih Penghargaan Garda...
Raih Penghargaan Garda Kemanusiaan Aceh, Safrizal: Penanganan Bencana Kerja Kolaboratif
1 jam yang lalu
Malam Ini, Lampu Jalan...
Malam Ini, Lampu Jalan Protokol Jakarta hingga Monas Bakal Dipadamkan Sejam
1 jam yang lalu
Bawa Molotov saat Demo...
Bawa Molotov saat Demo Mahasiswa, Satu Pengunjuk Rasa Jadi Tersangka
1 jam yang lalu
Perlindungan Warga Sipil...
Perlindungan Warga Sipil Jadi Kunci Keberlanjutan Pembangunan Papua
2 jam yang lalu
Infografis
5 Artis Indonesia Punya...
5 Artis Indonesia Punya Gelar S3, Ada yang Sukses Menjadi Dosen
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved