Warga Samarinda Ancam Blokir Jalan Tuntut Ganti Rugi Lahan

Senin, 20 Januari 2020 - 01:07 WIB
Warga Samarinda Ancam...
Warga Samarinda Ancam Blokir Jalan Tuntut Ganti Rugi Lahan
A A A
SAMARINDA - Puluhan warga Samarinda berencana menutup jalan di Jalan Rapak Indah, Kelurahan Sungai Kunjang, Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (19/1/2020). Rencana penutupan jalan dilakukan karena Pemerintah Kota Samarinda belum memberikan ganti rugi atas penggunaan lahan untuk jalan yang dibangun sejak tahun 2002.

Pemilik lahan, Hairul Usman, menyebut Pemkot Samarinda tak punya itikad baik atas lahannya yang telah diserobot. Total tanah yang diambil pemkot tanpa biaya ganti rugi sepanjang 360 meter dikali 16 meter luas jalan.

"Kasus ini sudah bergulir di pengadilan hingga tingkat Pengadilan Tinggi dan saya menang. Pemkot diwajibkan membayar sekitar Rp8 milyar dan sampai sekarang belum ada realisasi," kata Hairul Usman seraya menunjukkan berkas putusan Pengadilan Negeri Samarinda dan Pengadilan Tinggi Kaltim.

Minggu siang, Hairul Usman bersama keluarga dan kerabat membentang spanduk dan membagi brosur di areal jalan yang diklaim miliknya. Mereka sosialisasikan rencana penutupan yang akan dilakukan mulai Senin (20/1/2020) besok.

"Kami sebenarnya tidak ingin lakukan pemblokiran jalan kalau ada itikad baik dari Pemkot Samarinda. Tapi sampai sekarang, bahkan setelah ada putusan pengadilan tinggi, sama sekali tak ada upaya ganti rugi," tambahnya.

Hairil bahkan menyebut ganti rugi yang diminta hanya sesuai NJOP. Padahal jika dilihat harga pasaran tanah di kawasan itu, harusnya Hairul dan keluarga bisa mendapatkan bayaran hingga Rp40 miliar.

Jalan yang akan diblokir merupakan jalur yang padat lalu lintas. Jalur ini juga biasa digunakan pengguna jalan lintas provinsi. "Jalan ini ada dua lajur. Satu lajur dulu yang akan kami tutup. Kalau belum ada respon, kami blokir total," sebutnya.

Dari pantaun di lapangan, Hairul Usman sudah menyiapkan dua truk batu gunung. Batu-batu inilah yang nantinya akan digunakan untuk menutup jalan.
(nag)
Berita Terkait
Mencekam! Bentrokan...
Mencekam! Bentrokan Pecah di Konawe, Warga Protes Debu Batu Bara Dibalas Tembakan Gas Air Mata
Kantor Bawaslu Bengkulu...
Kantor Bawaslu Bengkulu Selatan Kembali Didemo, Massa Bawa Keranda Mayat
Terancam, Tenaga Medis...
Terancam, Tenaga Medis dan Warga Pendatang Mengungsi Tinggalkan Kobakma Papua
Camat Parung Panjang...
Camat Parung Panjang Ngumpet di Kantor, Massa Demo dan Aparat Saling Dorong
Warga Ramai-ramai Kepung...
Warga Ramai-ramai Kepung Kantor Camat Parung Panjang, Sindir Pungli: Ada Uang Seratus, Jalan Lu Mulus
Diluruk Puluhan Warganya,...
Diluruk Puluhan Warganya, Kades di Gresik Ini Pilih Kabur
Berita Terkini
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
1 jam yang lalu
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
1 jam yang lalu
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
2 jam yang lalu
Pramono Yakin CFD Rasuna...
Pramono Yakin CFD Rasuna Said Jadi Ikon Baru Jakarta, Dilirik Wisatawan Mancanegara
3 jam yang lalu
Gempa 5,3 Magnitudo...
Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya
3 jam yang lalu
Dokter Gigi Asal Vietnam...
Dokter Gigi Asal Vietnam Buka Praktik di Ciputat Pakai Izin Tinggal Kunjungan, Endingnya Dideportasi
4 jam yang lalu
Infografis
5 Proyek Jalan Tol di...
5 Proyek Jalan Tol di Pulau Jawa Bakal Beroperasi Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved