Kawasan Pantai Lawata Bima Diduga Tercemar Limbah Minyak

Sabtu, 14 Desember 2019 - 22:05 WIB
Kawasan Pantai Lawata...
Kawasan Pantai Lawata Bima Diduga Tercemar Limbah Minyak
A A A
BIMA - Pencemaran limbah minyak di kawasan wisata Pantai Lawata, Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali terjadi sepekan terakhir, sejak Sabtu (7/12/2019).

Dalam rekaman video berdurasi 5,36 menit hasil rekaman oleh juru kunci Pantai Lawata, Suhardin, terlihat beberapa bangkai ikan kecil terapung di sepanjang pesisir Pantai Wadumbolo maupun Pantai Lawata.

Di video yang beredar luas itu juga terlihat pula ikan yang masih lemas dan jinak akibat pencemaran minyak tersebut. (Baca juga: Pembongkaran Minyak Marine Fuel Oil di Pelabuhan Bima Diduga Tak Memenuhi SOP)

Dijelaskan bahwa pencemaran sudah terjadi selama tiga hari dari pengambilan video tersebut. Akibatnya, air laut tercemar oleh minyak yang berwarna kecokelatan dan terjadi rusaknya ekosistem di Pantai Lawata.

Guna memastikan kebenaran video yang sudah beredar luas tersebut, sejumlah awak media mendatangi Suhardin, Pegawai Dinas Pariwisata Kota Bima di tempat kerjanya di Pantai Lawata pada Jumat (13/12/2019).

Saat dikonfirmasi, Suhardin membenarkan jika seputaran Pantai Lawata dibalut limbah minyak berwarna hitam kecokelatan. Dia menduga pencemaran itu terjadi akibat pembongkaran minyak dari kapal tangker di Wadumbolo, tak jauh dari Pantai Lawata.

"Kondisi air laut di seputaran Pantai Lawata sudah benar benar tercemar akibat tercampur minyak dan bahkan rembesannya semakin meluas dari hari ke hari," akunya. (Baca juga: Pertamina Siapkan Kompensasi bagi Warga Terdampak Tumpahan Minyak)

Bahkan lanjut Suhardin, limbah minyak berwarna hitam kecokelatan tersebut sudah mengelilingi seluruh perairan Pantai Lawata dengan terpisah pisah di sejumlah titik.

Akibat tercemarnya air laut di Kawasan Pantai Lawata, pihaknya sebagai pengelola kawasan wisata itu, mengalami kerugian lantaran terjadi penurunan pemasukan dari pengunjung hingga 50%.

Sementara itu, saat dikonfirmasi Kepala Depot Pertamina Persero Bima, Yudo Trimuno enggan berkomentar. "No publish saja kami pak," tutupnya.
(shf)
Berita Terkait
Gempa M5,8 Guncang Bima...
Gempa M5,8 Guncang Bima Nusa Tenggara Barat
Petani di Blora Menangis,...
Petani di Blora Menangis, Lahan Sawah Tercemar Minyak Mentah dari Pipa Pertamina Bocor
FORNAS VIII 2025: Ajang...
FORNAS VIII 2025: Ajang Olahraga, Budaya, dan Penggerak Ekonomi!
Heboh, Penggali Kubur...
Heboh, Penggali Kubur di Kota Bima Temukan Benda Purbakala
Warga 2 Desa di Bima...
Warga 2 Desa di Bima Bentrok, 3 Rumah Ludes Dibakar
Banyak Pejabat Diduga...
Banyak Pejabat Diduga Terlibat Penggelapan Aset, LPK NTB Laporkan ke Kejaksaan
Berita Terkini
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
32 menit yang lalu
4 Kombes Digeser ke...
4 Kombes Digeser ke Polda Pulau Jawa pada Mutasi Polri Mei 2026
1 jam yang lalu
Gerakan Kurbanlah Salurkan...
Gerakan Kurbanlah Salurkan Hewan Kurban untuk 3.000 Keluarga di Aceh
3 jam yang lalu
HUT ke-27 PNM, Ribuan...
HUT ke-27 PNM, Ribuan Buku Hadirkan Semangat Literasi bagi Anak-anak Pelosok
11 jam yang lalu
Vonis 3 Prajurit TNI...
Vonis 3 Prajurit TNI Bikin Keluarga Kacab Bank Menangis Kecewa
11 jam yang lalu
Gelar Rakernas di Yogyakarta,...
Gelar Rakernas di Yogyakarta, APJI Perkuat Kolaborasi dan Profesionalisme
12 jam yang lalu
Infografis
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Fasilitas Nuklir dan Minyak Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved