Dikelola Swasta, Pengelolaan Parkir di Pelabuhan Muara Angke Semrawut

Minggu, 17 November 2019 - 17:31 WIB
Dikelola Swasta, Pengelolaan...
Dikelola Swasta, Pengelolaan Parkir di Pelabuhan Muara Angke Semrawut
A A A
JAKARTA - Pengelolaan parkir kendaraan bermotor di Kawasan Pelabuhan Muara Angke dan Kali Adem, Jakarta Utara , pasca-diserahkan kepada pihak ketiga oleh Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta kurang dikelola dengan baik. Akibatnya, kesemerawutan pun terlihat di Pelabuhan Muara Angke.

Pantauan SINDOnews pada Minggu (17/11/2019), tak adanya petugas yang menyisir maupun patroli di lingkungan pelabuhan membuat kendaraan terparkir sembarang. Imbasnya lingkungan kian tak terawat dan dua titik kantong parkir pun terlihat sepi.

"Dulu enggak begini. Beberapa tahun lalu, Dishub mengelola dengan baik," kata Mamat (42), sopir truk di kawasan Pelabuhan Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (17/11/2019).

Mamat menuturkan, dahulu saat masih ada portal, kawasan sangat steril dan tidak ada kendaraan bermotor melawan arah. Hal ini pun memudahkan para sopir angkutan barang maupun bus untuk melakukan manuver sata akan parkir.

Setiap jalan, lanjut Mamat, ada petugas yang melakukan patroli dan mengatur lalu lintas. "Untuk masuk ke Palabuhan Muara Angke kita bayar Rp6.000 sekali masuk," ujarnya.

Mantan karyawan PKWT UP Parkir Jakarta, Fadil Halimi mengatakan, tahun ini memutuskan tak bekerja, dan memilih beristirahat di rumah. "Kami dipekerjakan selama 12 jam. Ini membuat saya lelah. Janjinya kami dibayar sesuai UMP, nyatanya tidak,” kata Fadil yang sudah bekerja sejak 2016 silam.

Persoalan ini, lanjut Fadil, setelah Dishub mengalihkan kelola kawasan tersebut kepada pihak ketiga. Semenjak itu Dishub tak lagi menempatkan pegawainya. Beberapa orang ditarik, sejumlah pekerja harian lepas (PHL) dialihkan statusnya ke pihak ketiga tersebut. "Saya tak berani menggugat karena kita tak ada kontrak," ujarnya.

Saat ini ada sekitar 10 orang yang berjaga di kawasan itu. Mereka kemudian tersebar di sejumlah lokasi. Dua orang pekeja menolak menolak saat berbicara dengan SINDOnews.

Kepala Humas UP Parkir DKI Jakarta, Ivan Valentino mengatakan, segala keluhan masyarakat akan menjadi laporan dan akan dilakukan pengecekan terlebih dahulu. "Yang pasti, kami akan laporkan pertimbangan itu kepada pimpinan," ucapnya singkat.
(whb)
Berita Terkait
Tarif Parkir Naik, DPRD...
Tarif Parkir Naik, DPRD DKI Khawatir Warga Pindah ke Angkutan Umum dan Terpapar COVID-19
Siap-siap parkir mobil...
Siap-siap parkir mobil di jakarta Rp60 ribu per jam
DKI Terapkan Tarif Tertinggi...
DKI Terapkan Tarif Tertinggi Bagi Kendaraan Tak Lolos Uji Emisi Mulai 1 Oktober Besok
Pemkot Jakut Sediakan...
Pemkot Jakut Sediakan 578 Lokasi Pemotongan Hewan Kurban
Nekat Beroperasi, Perusahaan...
Nekat Beroperasi, Perusahaan Penyedia Alat Pemancingan Disegel Pemkot Jakut
Belum Uji Emisi, Kendaraan...
Belum Uji Emisi, Kendaraan di Jakarta Dikenakan Tarif Parkir Rp7.000/Jam
Berita Terkini
Puncak Musim Kemarau...
Puncak Musim Kemarau Agustus 2026, BMKG Ingatkan Dampak El Nino
57 menit yang lalu
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
8 jam yang lalu
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
8 jam yang lalu
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
10 jam yang lalu
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
10 jam yang lalu
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
10 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved