Netralitas ASN Pangandaran Akan Diawasi Ketat Bawaslu di Pilkada 2020

Sabtu, 16 November 2019 - 19:33 WIB
Netralitas ASN Pangandaran...
Netralitas ASN Pangandaran Akan Diawasi Ketat Bawaslu di Pilkada 2020
A A A
PANGANDARAN - Netralitas aparatur sipil negara (ASN) Kabupaten Pangandaran pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 akan diawasi ketat oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu). Koordinator Divisi Pengawasan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Jawa Barat, Zaky Hilmi mengatakan, Pilkada 2020 di Pangandaran bagi ASN sangat memiliki kepentingan untuk menunjang karier masa depan. "Karier ASN itu sebagian besar ditentukan oleh kepala daerah pemenang Pilkada, biasanya mereka bermain di wilayah strategis," kata Zaki.

Zaki menambahkan, penyimpangan anggaran yang dipola melalui kebijakan oleh ASN dan Kepala Daerah sangat rentan saat Pilkada 2020 mendatang termasuk di Kabupaten Pangandaran. "Biasanya ASN yang Kepala Daerahnya kembali menjadi peserta Pilkada bakal mencari celah dalam menyalurkan program hibah dan bantuan sosial dan publik dibuat tidak sadar terhadap pola tersebut," tambahnya.

Zaki menjelaskan, berkaca dari kasus korupsi di tubuh penyelenggara Pilkada 2015 di Pangandaran yang baru beberapa bulan terungkap, harus jadi cerminan di pelaksanaan Pilkada 2020 mendatang agar lebih baik dan berkwalitas. "Selain kesuksesan penyelenggaraan Pemilu, integritas dan kepatuhan penggunaan keuangan juga harus diperhatikan jangan sampai terjadi kasus korupsi lagi di Pilkada 2020 nanti," jelasnya.

Koordinator Divisi Pengawasan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Pangandaran, Gaga Abdillah Sihab mengatakan, untuk pengawasan Pilkada 2020 pihaknya sudah menyiapkan 30 orang siswa/siswi Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif (SKPP). "Siswa/siswi SKPP sebanyak 30 orang kami sebar di 10 Kecamatan se Kabupaten Pangandaran, setiap Kecamatan ada 3 orang," kata Gaga.

Tugas siswa/siswi SKPP diantaranya membantu tugas badan ed hoc Bawaslu saat pelaksanaan Pilkada. "Siswa/siswi SKPP berperan untuk melakukan advokasi dimasyarakat jika terjadi persoalan pelanggaran di pemilu khususnya Pilkada 2020 mendatang," tambahnya.
(zil)
Berita Terkait
Nasihat KH Gus Muwafiq...
Nasihat KH Gus Muwafiq ke Pasangan Juara Pilkada Pangandaran 2020
Bupati Pangandaran Sebut...
Bupati Pangandaran Sebut Pilkada saat Pandemi COVID-19 Kurangi Potensi Konflik
Data C1 Bukti Pasangan...
Data C1 Bukti Pasangan JUARA Unggul di Pilkada Pangandaran 2020
Debat Kandidat Cabup...
Debat Kandidat Cabup Cawabup Pangandaran 2020 Direspons Negatif Jika Digelar di Bandung
Cara Bupati Pangandaran...
Cara Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata Mendapat Anggaran
Ribuan Personel Linmas...
Ribuan Personel Linmas Kawal Pilkada Pangandaran
Berita Terkini
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
41 menit yang lalu
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
1 jam yang lalu
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan
1 jam yang lalu
Ledakan Galian Pipa...
Ledakan Galian Pipa di Fatmawati Jaksel, 2 Pekerja Terluka
2 jam yang lalu
Raih Penghargaan Kemendagri,...
Raih Penghargaan Kemendagri, Gubernur Khofifah: Hasil Sinergi Semua Elemen
2 jam yang lalu
Ingatkan Klub Malam...
Ingatkan Klub Malam Proaktif Lapor Polisi Jika Temui Narkoba Vape, Sahroni: Laporkan atau Ditutup!
3 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved