Tabung Oksigen Meledak, Kepala Gudang PT SAL Terluka

Jum'at, 15 November 2019 - 13:37 WIB
Tabung Oksigen Meledak,...
Tabung Oksigen Meledak, Kepala Gudang PT SAL Terluka
A A A
LAMANDAU - Riski Saputra (24) kepala gudang PT Sumber Adinusa Lestari (PT SAL) yang bergerak di bidang pengolahan minyak kelapa sawit di Desa Kujan, Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau, Kalteng, dilarikan ke RSUD Lamandau lalu dirujuk ke RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat (Kobar), setelah mengalami luka akibat kecelakaan kerja. Sebuah tabung oksigen meledak dan serpihan besinya mengenai tubuh korban pada Minggu (10/11/2019)sekira pukul 10.30 WIB.

“Kronologis kejadian, saat korban sedang membantu para pekerja bagian boiler yang meminta pipa besi di gudang untuk mengorek kerak di area boiler. Saat itu, korban berdiri di depan gudang. Sementara rekan kerja korban, Goklan Sianipar dan Irpan Adi Saputro mengangkat pipa besi dari gudang menuju ke luar. Tiba-tiba pipa besi menyenggol tabung oksigen yang terletak di depan gudang, lalu tabung oksigen terjatuh dan meledak, sehingga serpihan besi mengenai korban,” ujar Humas PT SAL, Suali saat ditemui MNC Media di RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, Kamis (14/11/2019).

Usai kejadian, lanjut Suali, korban sempat dibawa ke RSUD Lamandau untuk mendapatkan perawatan intensif. “Namun karena luka cukup parah, kemudian korban dirujuk menuju RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun,” tambah Suali.

Saat korban dibawa ke RSUD Sultan Imanudin Pangkalan Bun, dari pihak manajemen perusahaan yang diwakili Edrianto (KTU) mendampingi korban bersama keluarga sampai proses administrasinya selesai. Suali menegaskan, seluruh biaya berobat korban ditanggung BPJS Kesehatan, sedangkan biaya lainnya dibantu PT SAL.

Pada Kamis (14/11/2019) PT SAL diwakili Suali selaku humas perusahaan, Kepala Dinas Nakertrans Lamandau Marinus Apau, Kepala Desa Sekoban Udara, berkunjung dan bertemu korban dan keluarga di RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun. “Jadi, terkait isu di media sosial bahwa PT SAL tidak bertanggung jawab terhadap pekerjanya, itu tidak benar,” tegas Suali.

Dia menegaskan, selain biaya pengobatan yang ditanggung BPJS, pihaknya juga akan mengganti biaya pembelian obat yang di luar tanggungan BPJS. “Termasuk kebijakan perusahaan memberikan uang jaga, tertanggung 1 orang setiap harinya bagi keluarga korban yang menjaga di RS serta akan memindahkan perawatan korban dari ruangan kelas 2 ke ruangan kelas 1,” pungkasnya.
(zil)
Berita Terkait
Pasca Terjadinya Kecelakaan...
Pasca Terjadinya Kecelakaan Kerja, Garis Polisi Dipasang di Proyek PLTP Dieng
27 Kasus Kecelakaan...
27 Kasus Kecelakaan Kerja Terjadi di PT SGS Sejak 2020
Karyawan Pabrik Kayu...
Karyawan Pabrik Kayu Lapis di Luwu Meninggal Tertarik Mesin
Kecelakaan Kerja di...
Kecelakaan Kerja di Luwu Kembali Terjadi, Seorang Karyawan Meninggal Dunia
Perbaiki Septic Tank,...
Perbaiki Septic Tank, Wawi Tewas Tertimpa Dinding di Jagakarsa
Remaja di Jakarta Rentan...
Remaja di Jakarta Rentan Kecelakaan Kerja, Diperlukan Aplikasi Layanan Kesehatan Digital
Berita Terkini
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
1 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
1 jam yang lalu
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
1 jam yang lalu
Breaking News! Gempa...
Breaking News! Gempa M5,8 Guncang Bone Bolango Gorontalo
3 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
4 jam yang lalu
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
11 jam yang lalu
Infografis
Yossi Cohen, Mantan...
Yossi Cohen, Mantan Kepala Mossad yang Menantang Netanyahu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved