Polemik Anggaran Tak Wajar di RAPBD 2020 Akibat Tidak Ada Wagub DKI

Kamis, 31 Oktober 2019 - 18:11 WIB
Polemik Anggaran Tak...
Polemik Anggaran Tak Wajar di RAPBD 2020 Akibat Tidak Ada Wagub DKI
A A A
JAKARTA - Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD DKI Jakarta menilai polemik perencanaan anggaran yang diajukan dalam draf Kebijakan Umum Anggaran-Plafon Prioritas Anggaran (KUA-PPAS) RAPBD DKI 2020 disebabkan karena ketiadaan sosok Wakil Gubernur DKI Jakarta .

Ketua F-PKS DPRD DKI, Muhammad Arifin mengatakan, semestinya tugas dalam hal pengawasan perencanaan anggaran serta pelaksanaan APBD ada di tangan Wakil Gubernur DKI Jakarta."Iya itulah salah satu dampaknya (ketiadaan Wagub), kan tugas Wagub selama ini pengawasan soal anggaran. Dampaknya jadi seperti ini, ada pengawasan yang kurang cermat dari pemprov terkait dengan perencanaan anggaran," kata Arifin saat dihubungi SINDOnews, Kamis (31/10/2019).

Arifin mengungkapkan, F-PKS meminta kepada pimpinan dewan untuk segera melakukan rapat pimpinan gabungan (Rapimab) terkait proses pemilihan Wakil Gubernur, agar permasalahan seperti perencanaan anggaran maupun yang lainnya tidak terulang kembali dikemudian hari. (Baca: Banyak Anggaran Tak Wajar di SKPD, Anies Sebut Biangnya Sistem Warisan Ahok)

Arifin melanjutkan, kesalahan yang dilakukan oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lebih kepada hal teknis, dimana dalam penginputan komponen dibuat asal-asalan sebatas menggugurkan batas anggaran yang sudah ada agar dapat terealisasi.

"SKPD-SKPD itu kan masing-masing sudah ada pagu anggarannya. Jadi dalam rangka menjaga pagu anggaran itu, mereka belum semuanya mendapatkn item-item kegiatan. Jadi main dimasukkan saja tuh, item kegiatan tertentu. Akhirnya dimasukanlah untuk penyedian peralatan diberbagai sekolah," ucapnya.
(whb)
Berita Terkait
Dibahas di Puncak, APBD...
Dibahas di Puncak, APBD Perubahan DKI Akan Disahkan 13 November 2020
KUPA PPAS APBD DKI 2021...
KUPA PPAS APBD DKI 2021 Disepakati Rp79,52 Triliun
Pemprov DKI Ajukan Ajukan...
Pemprov DKI Ajukan Ajukan KUA-PPAS APBD 2023 Sebesar Rp85,57 Triliun
Target Pajak 2021 Senilai...
Target Pajak 2021 Senilai Rp41,5 Triliun Dinilai DPRD DKI Membebani Masyarakat
DPRD-Pemprov Bahas APBD...
DPRD-Pemprov Bahas APBD Perubahan 2020 dan RAPBD DKI 2021 secara Pararel di Puncak
DPRD Sepakati APBD DKI...
DPRD Sepakati APBD DKI Jakarta 2022 Sebesar Rp82,47 Triliun
Berita Terkini
Pemkab Bogor Tegaskan...
Pemkab Bogor Tegaskan Komitmen Jalankan Putusan PTUN Bandung Terkait Sentul City
2 jam yang lalu
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
4 jam yang lalu
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
4 jam yang lalu
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
5 jam yang lalu
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
5 jam yang lalu
Di Kongres Nasional...
Di Kongres Nasional PMKRI, Sudirman Said Ajak Mahasiswa Bangun Kepemimpinan Intrinsik
5 jam yang lalu
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved