9 Helikopter Water Bombing Dikerahkan Atasi Karhutla Sumsel

Selasa, 15 Oktober 2019 - 12:58 WIB
9 Helikopter Water Bombing...
9 Helikopter Water Bombing Dikerahkan Atasi Karhutla Sumsel
A A A
PALEMBANG - Pemprov dan BPBD Sumatera Selatan (Sumsel) mengerahkan sembilan unit helikopter water bombing dan dua unit helikopter patroli untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Selain itu, juga bakal dilakukan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) hujan buatan menggunakan pesawat Casa untuk penebaran 800 Kg garam dari udara.

"Besok, (Rabu, 16 Oktober 2019) kita akan didatangkan pesawat lebih besar yakni jenis herkules dari kantor pusat untuk melakukan penebaran garam sebanyak 4 ton lebih," ungkap Gubernur Sumsel Herman Deru saat diwawancarai SINDOnews di Kantor BPBD Sumsel, Selasa (15/10/2019).

Berdasarkan data yang dirilis Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisikan (BMKG), dari pantauan jalur udara setidaknya terdapat 18 titik api (hotspot) yang tergolong besar dengan keakuratan 80%. Dari jalur darat hanya terpantau 22 titik api yang kecil sehingga tidak terpantau dari udara ataupun satelit.

"Titik api yang terpantau kebanyakan di lahan gambut dan sebagian lagi di lahan kosong yang tersebar di 16 desa di Kabupaten OKI dan Musi Banyuasin," ujar Herman Deru. (Baca juga; Kobaran Api Gunung Ringgit Ikut Membakar Kebun Kopi milik Warga )

Deru menjelaskan, kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten OKI tersebar di 16 desa dengan jumlah 22 titik meliputi daerah Pampangan, Cengal, Sungai Menang, Pedamaran, Tanjung Lubuk, Kayu Agung, Tulung Selapan dan Pangkalan Lapam. Karhutla d ikawasan tersebut memberikan kontribusi besar terjadinya tebalnya kabut asap yang menyelimuti Kota Palembang dalam dua hari terakhir.

Kepala BPBD Provinsi Sumsel, Iriansyah menambahkan, kabut asap yang menyelimuti Kota Palembang dalam dua hari terakhir dilaporkan sempat mengganggu aktivitas penerbangan, namun saat ini penerbangan kembali normal.

"Ada laporan satu penerbangan yang delay karena jarak pandang di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang terhalang kabut asap yang cukup pekat," kata Iriansyah. (Baca juga; Kabut Asap di Palembang saat Ini Paling Parah )
(wib)
Berita Terkait
Karhutla di Kutai Barat,...
Karhutla di Kutai Barat, 1 Hektare Lahan Perkebunan Terbakar
Kebakaran Lahan Gambut...
Kebakaran Lahan Gambut Kembali Melanda Palangka Raya, Api Mendekati Permukiman
Hemat Air, Cairan E4...
Hemat Air, Cairan E4 jadi Solusi Baru Kendalikan Karhutla
Cegah Kebakaran Meluas,...
Cegah Kebakaran Meluas, Personel Polres Tapanuli Selatan Berjibaku Padamkan Api di Lahan Petani
25 Kali Karhutla terjadi...
25 Kali Karhutla terjadi di Aceh dalam Waktu 2 Bulan
Satgas Karhutla Tangkap...
Satgas Karhutla Tangkap 5 Terduga Pembakaran Lahan di Jambi
Berita Terkini
Deteksi Bibit Siklon...
Deteksi Bibit Siklon Tropis 96W, BMKG Imbau Masyarakat Waspada Gelombang Tinggi
1 jam yang lalu
Dukung Generasi Alpha...
Dukung Generasi Alpha dan Beta, S-26 Gelar Event di Surabaya dan Jakarta
2 jam yang lalu
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Ribuan Warga Padati CFD Sudirman-Thamrin Saksikan Karnaval Budaya
2 jam yang lalu
Kemenag Cabut Izin Pesantren...
Kemenag Cabut Izin Pesantren Ibadurrahman Buntut Kasus Kekerasan Seksual
2 jam yang lalu
Sinara Fest 2026 NTB...
Sinara Fest 2026 NTB Wujud Dukungan BPDP Terhadap Ketahanan Pangan dan UMKM
3 jam yang lalu
Bertemu Pramono, Ketum...
Bertemu Pramono, Ketum Rekat Indonesia Dukung Program Pemberdayaan UMKM Pemprov DKI
3 jam yang lalu
Infografis
8 Helikopter Serang...
8 Helikopter Serang Tercanggih pada 2025, Salah Satunya Apache
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved