Elemen Masyarakat Desak Jokowi Tidak Keluarkan Perppu KPK

Rabu, 02 Oktober 2019 - 20:04 WIB
Elemen Masyarakat Desak...
Elemen Masyarakat Desak Jokowi Tidak Keluarkan Perppu KPK
A A A
JAKARTA - Sejumlah elemen masyarakat melakukan aksi damai mendesak Presiden Joko Widodo (Jokowi) segera melantik pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang baru. Mereka juga Jokowi tidak menerbitkan Perppu KPK.

Salah satu elemen yang berunjuk rasa adalah Srikandi Milenial yang berpanas-panasan menyuarakan aspirasi mereka agar Jokowi segera melantik pimpinan KPK yang baru. Mereka mengenakan bawahan batik dan atas kaos berwarna putih. Aksi ini digelar di Silang Monas, Jakarta, bertepatan dengan Hari Batik Nasional, Rabu (2/10/2019).

Meski panas menyengat dan melunturkan riasan wajah mereka, para Srikandi Milenial ini tetap semangat untuk mendesak pemerintah tidak menerbitkan Perppu KPK. Selain Srikandi Milenial, ikut bergabung ratusan orang yang mengatasnamakan diri Masyarakat Penegak Demokrasi (MPD). Mereka sempat membentangkan bendera Merah Putih ukuran raksasa.

Koordinator MPD, Carlos mengatakan, UU KPK sudah disahkan dan pimpinan yang baru sudah terpilih. Oleh karena itu pihaknya meminta agar Presiden segera melantik pimpinan yang baru.

“Kami hadir kembali di depan Istana Merdeka untuk melakukan aksi damai bersama dengan menyajikan konser rakyat. Kami meminta Bapak Presiden yang pertama agar segera melantik pimpinan KPK yang baru,” ungkap Carlos di lokasi aksi.

Pihaknya juga meminta presiden agar tidak menerbitkan Perppu atas UU KPK yang baru disahkan oleh DPR. Hal itu dikarenakan ada mekanisme hukum melalui judicial review ke Mahkamah Konstitusi (MK) jika ada pihak-pihak yang keberatan dengan lahirnya UU KPK yang baru.

“Sudah ada UU atau aturan hukum yang disahkan melalui rapat paripurna bulan lalu, sehingga tida ada yang namanya kekosongan hukum atau kegentingan yang mendesak untuk diterbitkannya Perppu,” tandasnya.

MPD juga mengimbau masyarakat tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, termasuk dalam menyampaikan aspirasi. "Hindari aksi anarkis yang lebih banyak menimbulkan kemudaratan," tandasnya.
(poe)
Berita Terkait
Jaga Kondusivitas Salatiga,...
Jaga Kondusivitas Salatiga, Wali Kota Ajak Masyarakat Tolak Unjuk Rasa Anarkis
Besok Buruh di Jabar...
Besok Buruh di Jabar Bakal Gelar Aksi unjuk Rasa, Ini Tuntutannya
Diduga Provokator, Polisi...
Diduga Provokator, Polisi Tangkap 8 Pemuda Peserta Demo
Polisi dan Mahasiswa...
Polisi dan Mahasiswa Bentrok di Bangladesh, Enam Orang Tewas!
Demonstran Prancis Bentrok...
Demonstran Prancis Bentrok dengan Aparat Keamanan, 150 Polisi Terluka
Senjata Sonik Ilegal...
Senjata Sonik Ilegal Digunakan untuk Membubarkan 300.000 Demonstran di Serbia
Berita Terkini
Gempa M7,7 Filipina...
Gempa M7,7 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, BMKG: Tidak Masuk Zona Megathrust
17 menit yang lalu
10 Sampel DNA Keluarga...
10 Sampel DNA Keluarga Korban Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Dikirim ke Puslabfor
17 menit yang lalu
Tsunami Terjadi di 3...
Tsunami Terjadi di 3 Wilayah Indonesia Pascagempa 7,7 di Filipina, BMKG: Ketinggian 9-18 Cm
49 menit yang lalu
Bertemu PWNU dan PCNU...
Bertemu PWNU dan PCNU se-Bengkulu, Gus Salam: Soliditasnya Bisa Jadi Teladan PBNU
56 menit yang lalu
12 Wilayah Indonesia...
12 Wilayah Indonesia Siaga Tsunami Pascagempa M7,7 yang Berpusat di Filipina
2 jam yang lalu
Peringatan Dini Tsunami...
Peringatan Dini Tsunami di Sulut, Gorontalo, Sulteng, Malut, Kaltim Pasca Gempa M7,7
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara yang Paling...
10 Negara yang Paling Tidak Dikenal, dari Nauru hingga Tuvalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved