Pengguna Rokok Elektrik Minta Dilibatkan dalam Pembuatan Regulasi

Selasa, 24 September 2019 - 22:32 WIB
Pengguna Rokok Elektrik...
Pengguna Rokok Elektrik Minta Dilibatkan dalam Pembuatan Regulasi
A A A
JAKARTA - Asosiasi Vapers Indonesia (AVI) mendukung rencana pemerintah dalam membuat regulasi untuk mengatur peredaran rokok elektrik tersebut. Dengan adanya aturan dari pemerintah terhadap produk alternatif tembakau, maka konsumen merasa lebih terlindungi.

"Kami berharap pemerintah dapat lebih terbuka dengan melibatkan Vapers dalam diskusi membuat kebijakan agar dapat menyampaikan aspirasi mengenai produk ini,” kata Pembina Asosiasi Vapers Indonesia (AVI), Dimasz Jeremia dalam siaran tertulis yang diterima SINDOnews pada Selasa (24/9/2019).

Menurut Dimasz, diskusi yang melibatkan para vapers ini dinilai penting mengingat banyak perokok yang telah terbantu mengurangi konsumsi rokok konvensionalnya dengan menggunakan vape sehingga dianggap dapat membantu mengurangi prevalensi merokok di Indonesia. (Baca: Pemkot Depok Akan Larang Penggunaan Rokok Elektrik)

Baru-baru ini, penelitian oleh University of Auckland menemukan bahwa perokok yang mencoba berhenti dengan memanfaatkan rokok elektrik dan nikotin tempel memiliki kemungkinan yang lebih besar untuk tidak merokok sama sekali selama enam bulan. Mereka bahkan memprediksikan bahwa apabila kedua metode tersebut digunakan, maka akan ada 15.000 hingga 36.000 perokok di Selandia Baru yang akan berhenti merokok.

Pernyataan Dimasz ini menanggapi komentar sejumlah perkumpulan dokter Indonesia yang mendorong pemerintah untuk membuat regulasi mengenai peredaran rokok elektronik.

Ketua Umum Perhimpunan Dokter Penyakit Dalam (PAPDI), Sally Aman Nasution mengatakan, rokok elektronik harus diawasi seperti halnya rokok konvensional. Sejak 2015 lalu hampir 2/3 negara di dunia sudah memiliki regulasi tentang rokok elektrik ini.
(whb)
Berita Terkait
Turkmenistan Bertekad...
Turkmenistan Bertekad Bebas dari Rokok dalam Kurun Dua Tahun ke Depan
Jokowi Teken PP Nomor...
Jokowi Teken PP Nomor 28/2024, Pedagang Dilarang Jual Rokok Eceran
Penertiban Reklame Rokok...
Penertiban Reklame Rokok di Jakarta Juga Sasar Warung Kecil
Implementasi Perda Kawasan...
Implementasi Perda Kawasan Tanpa Rokok di Makassar Disebut Belum Optimal
Penerapan Perda KTR...
Penerapan Perda KTR di Makassar Dinilai Belum Maksimal
Tidak Ada Imbauan, Minimarket...
Tidak Ada Imbauan, Minimarket di Jakarta Timur Belum Tutup Poster Rokok
Berita Terkini
Mahasiswa Gelar Solidarity...
Mahasiswa Gelar Solidarity Campaign di Area CFD Sudirman-MH Thamrin, Buka Percakapan dengan Rakyat
1 jam yang lalu
Cegah Stunting lewat...
Cegah Stunting lewat Program Genting, Menteri Wihaji Salurkan Bantuan RTLH di Sleman
3 jam yang lalu
Jelang Hari Bhayangkara...
Jelang Hari Bhayangkara Ke-80, Polda Riau Tuntaskan 110 Jembatan Merah Putih Presisi
4 jam yang lalu
Deteksi Bibit Siklon...
Deteksi Bibit Siklon Tropis 96W, BMKG Imbau Masyarakat Waspada Gelombang Tinggi
6 jam yang lalu
Dukung Generasi Alpha...
Dukung Generasi Alpha dan Beta, S-26 Gelar Event di Surabaya dan Jakarta
7 jam yang lalu
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Ribuan Warga Padati CFD Sudirman-Thamrin Saksikan Karnaval Budaya
8 jam yang lalu
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved