Otsus Dievaluasi Papua Tetap dalam Bingkai NKRI

Sabtu, 21 September 2019 - 14:25 WIB
Otsus Dievaluasi Papua...
Otsus Dievaluasi Papua Tetap dalam Bingkai NKRI
A A A
SENTANI - Hadirnya Undang-Undang Otonomi Khusus (Otsus) 2001 di Indonesia hanya diperuntukkan bagi dua provinsi yang paling Barat dan Timur Indonesia. Provinsi Aceh melaksanakan Otsus berdasarkan Syariat Islam, sementara Papua berdasarkan tatanan adat istiadat yang ada.

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw mengatakan Otsus harus dievaluasi tetapi kepapuaanya tetap berjalan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Salah satu contoh kata Mathius yang sedang hangat soal pemekaran Daerah Otonom Baru (DOB). Hal ini menegaskan bahwa rentan kendali sistem pemerintahan. Pelayanan publik akan lebih efisien ketika jarak kendali diperpendek.

Masa berakhirnya Otsus tinggal beberapa tahun kedepan. Sementara dampak hasil dari Otsus di Papua selama ini banyak yang tidak terlihat. Semua orang hanya meributkan anggarannya tanpa merealisasikan dalam program kerja dan peningkatan sumber daya manusia Papua secara keseluruhan.

“Kita berharap Otsus harus dievaluasi, dokumen-dokumen awal rancangan undang-undang ini harus dilihat kembali. Kekurangan dan kendala yang dihadapi harus dievaluasi dan mendapat masukan serta bobot yang penting dalam pelaksanaan dikemudian hari,” jelas Bupati Awoitauw di Sentani. Jumat (20/9/2019).

Implementasi Otsus di Kabupaten Jayapura hingga saat ini berjalan dengan baik. Walaupun masih ada pro kontra. Tetapi upaya yang dilakukan ini berdasarkan kreativitas dalam sistem pemerintahan untuk menciptakan pelayanan publik yang lebih baik.

“Kami di Kabupaten Jayapura saat ini sedang fokus dengan menyerahkan semua kewenangan pemerintahan dilakukan pada tingkat distrik, pembentuk kampung-kampung adat. Ini bagian implementasi dari Otsus itu sendiri. Otsus boleh direvisi tetapi kepapuaanya tetap berjalan,” ujarnya.

Mathius juga mengatakan pemberian kewenangan pelayanan publik pada tatanan Pemerintahan Distrik dan Kampung merupakan perwujudan hadirnya negara di tengah masyarakat. Sehingga, Pemerintah Distrik dan Kampung dituntut lebih kreatif dan inovatif dalam menjalankan tugas serta fungsinya di tengah masyarakat.

“Tidak hanya sistem penyelanggaraan pemerintahan saja yang kami turunkan, anggaran, regulasi juga disertakan didalamnya. Distrik dan Kampung dijadikan pusat pelayanan, pendidikan, data dan informasi serta pemberdayaan masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Daniel Toto Koordinator Dewan Adat Suku (DAS) Kabupaten Jayapura mengatakan bahwa visi dan misi Pemerintah Kabupaten Jayapura secara umum telah menjabarkan realisasinya Otsus di Papua secara khusus di Kabupaten Jayapura.

“Peralihan fungsi pemerintah kampung dinas menjadi kampung adat, kewenangan diberikan seutuhnya kepada pemerintah kampung adat untuk mengatur masyarakatnya. Sumber-sumber dana yang cukup dalam proses pembangunan. Ini bagian-bagian dari implementasi Otsus yang sesungguhnya tanpa meninggalkan nilai kepapuaanya,” pungkas Toto.
(alf)
Berita Terkait
Bupati Jayapura: Ibadah...
Bupati Jayapura: Ibadah di Zona Merah Tetap Ditiadakan
PKK Kabupaten Jayapura...
PKK Kabupaten Jayapura Salurkan Bantuan Terkena Dampak Covid 19
Penyuluh Pertanian Lapangan...
Penyuluh Pertanian Lapangan Wajib Dampingi Petani Dikampung
Jayapura Vaksinasi 24...
Jayapura Vaksinasi 24 Orang yang Penuhi Syarat
Bupati Mathius: Milik...
Bupati Mathius: Milik Pemerintah, Wisma Atlet Tetap digunakan
Pemda Jayapura Siagakan...
Pemda Jayapura Siagakan Tiga Posko Pengawasan
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
22 menit yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
31 menit yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
43 menit yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
1 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
2 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
4 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved