Dampak Kabut Asap, BMKG: Kualitas Udara di Palembang Berbahaya

Rabu, 18 September 2019 - 15:14 WIB
Dampak Kabut Asap, BMKG:...
Dampak Kabut Asap, BMKG: Kualitas Udara di Palembang Berbahaya
A A A
PALEMBANG - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang menyatakan kualitas udara di Kota Palembang menyentuh kategori berbahaya pada Selasa malam (17/9/2019) dan Rabu pagi (18/9/2019) akibat asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Berdasarkan pantauan satelit Stasiun Klimatologi Palembang teridentifikasi konsentrasi PM 10 pada pukul 00.00-09.00 WIB tercatat sempat menyentuh nilai maksimum 301 pgram/m3.

"Nilai ambang batas Tidak Sehat adalah 150 ugram/m3, kondisi Tidak Sehat hingga Berbahaya umumnya terjadi pada rentang waktu 22.00-08.00 WIB sedangkan kondisi Sehat hingga Sedang umumnya terjadi pada rentang waktu 08.00-22.00 WIB," ujar Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG Stasiun SMB II Palembang, Bambang Beny Setiaji saat ditemui SINDOnews, Rabu (18/09/2019).

Dijelaskan Beny, asap yang masuk ke Kota Palembang masih didominasi kiriman dari Pedamaran, Mesuji, Pematang Panggang, SP Padang, Cengal, Banyuasin I, Pampangan, Pedamaran, Tulung Selapan dan Air Sugihan.

Masuknya asap, kata Beny, dikarenakan dorongan angin permukaan yang tercatat berasal dari tenggara dengan kecepatan 9-37 km/jam. Asap dibawa dari titik panas wilayah sebelah selatan-tenggara Kota Palembang yang tingkat kepercayaannya di atas 80%.

"Intensitas asap umumnya meningkat pada dini hari menjelang pagi hari, akibat labilitas udara yang stabil pada rentang pukul 01.00 07.00 WIB," tambahnya.

Dengan kondisi asap seperti ini, lanjutnya, jarak pandang pada Rabu pagi tercatat di Bandara SMB II Palembang hanya 700-800 meter dengan kelembapan 95-96 persen pada keadaan cuaca asap, dampaknya dua penerbangan terpaksa delay.

"Selasa malam (17/9) pukul 21.00-22.00 WIB, jarak pandang sempat tujuh kilometer, namun setelah itu angkanya terus menurun di bawah ambang batas hingga pukul 05.0006.00 WIB," paparnya.

Beny menjelaskan, paskamatahari terbit keadaan udara di Palembang relatif labil sehingga partikel kering seperti asap terangkat naik dan jarak pandang menjadi lebih baik.

"Untuk partikel kering seperti asap yang pergerakannya dipengaruhi angin horizonta| akan tetap ada di permukaan dan menimbulkan kekeruhan udara," jelasnya.

Dengan kondisi seperti ini, BMKG memprediksi akan terus berlangsung karena berdasarkan model prakiraan cuaca BMKG tidak ada potensi hujan dalam rentang prakiraan 18-23 September 2019 di wilayah Sumsel

"Kami mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat berkendara pada rentang pukul 04.00-07.00 WIB dan pukul 17.00-19.00 WIB seiring potensi menurunnya jarak pandang, senantiasa menggunakan masker untuk menjaga kesehatan serta jangan melakukan pembakaran, baik itu sampah rumah tangga maupun dalam pembukaan lahan pertanian," tandasnya.
(shf)
Berita Terkait
Kabut Asap Kepung Palembang,...
Kabut Asap Kepung Palembang, Kualitas Udara Memburuk
Ngeri! Kabut Asap di...
Ngeri! Kabut Asap di Palembang Akibat Karhutla Membuat Jarak Pandang Tinggal 20 Meter
Kabut Asap Mulai Selimuti...
Kabut Asap Mulai Selimuti Palembang dan Banyuasin
Jambi Dikepung Kabut...
Jambi Dikepung Kabut Asap, Pelajar PAUD hingga SMP Diliburkan
Kabut Asap Menyelimuti...
Kabut Asap Menyelimuti Kota Palembang
Kabut Asap Memburuk,...
Kabut Asap Memburuk, Sekolah di Kota Jambi Terpaksa Diliburkan
Berita Terkini
Ingatkan Klub Malam...
Ingatkan Klub Malam Proaktif Lapor Polisi Jika Temui Narkoba Vape, Sahroni: Laporkan atau Ditutup!
23 menit yang lalu
Dari Dunia Usaha ke...
Dari Dunia Usaha ke Politik, Jejak Pengabdian Yulius Aho untuk Kalbar
48 menit yang lalu
Melejit Bersama Holding...
Melejit Bersama Holding Ultra Mikro, Warung Sembako di Semarang Ini Sukses Dongkrak Ekonomi Keluarga
2 jam yang lalu
Tertibkan Parkir Liar...
Tertibkan Parkir Liar di Jakarta, Dishub-Satpol PP Kerahkan 600 Personel Gabungan
2 jam yang lalu
Bantu Orang Tua Siswa,...
Bantu Orang Tua Siswa, Pemkot Tangsel Gratiskan Seragam Batik dan Olahraga
2 jam yang lalu
Viral Paspor Ditemukan...
Viral Paspor Ditemukan Berserakan di Jalan, Imigrasi Gelar Investigasi
3 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved