Sesalkan Sikap Pimpinan dan WP KPK, Massa Gelar Aksi Teatrikal

Senin, 16 September 2019 - 17:31 WIB
Sesalkan Sikap Pimpinan...
Sesalkan Sikap Pimpinan dan WP KPK, Massa Gelar Aksi Teatrikal
A A A
JAKARTA - Seribuan orang pro revisi UU KPK mendatangi Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (16/9/2019). Dalam aksinya, mereka menghujani kritikan tajam terhadap sikap tiga pimpinan lembaga antirasuah dan Wadah Pegawai (WP) KPK.

Mereka menilai tiga pimpinan KPK melanggar hukum tata negara dan konstitusi."Kami menilai sikap tiga pimpinan KPK yang didukung Wadah Pegawai (WP) terlalu lebay dengan menyerahkan mandat pengelolaan KPK kepada Presiden Joko Widodo. Hal ini telah melanggar hukum tata negara dan konstitusi," ujar koordinator aksi, Radja.

Massa aksi kali ini melakukan teatrikal dengan bertelanjang dada bertuliskan ‘KPK LEBAY’. Hal itu mengingatkan bahwa tidak ada nomenklatur penyerahan mandat KPK kepada presiden berdasarkan hukum tata negara.

Kata mereka, sikap tiga pimpinan KPK tersebut merupakan manuver dan dagelan konyol dengan menggunakan diksi menyerahkan mandat pengelolaan KPK kepada presiden. "Kami meminta agar WP KPK dan pimpinan KPK era Agus legowo untuk mundur, jangan menciderai 5 pimpinan KPK terpilih. Jangan terlalu egois," sebut Radja.

Hal senada juga dilontarkan elemen massa mengatasnamakan Masyarakat Peduli KPK (MPK). Mereka menyebut sikap pimpinan KPK yang menyerahkan mandat kepada Presiden harus dipandang sebagai tindakan yang inkonstitusional, serampangan, dan melanggar Undang-Undang Nomor 30/2002 tentang KPK. "Jika mau mundur, mundurlah dengan tertib. Tiga bulan lagi pensiun, jangan cari sensasi di penghujung karier," ucap aktivis MPK, Ivan.

Dalam aksi massa hari ini, pimpinan KPK disuguhi berbagai teatrikal dan MPK memberikan sentilan keras kepada WP KPK dan pimpinan KPK. Dimana lima orang memakai baju daster bertuliskan WP KPK dan lima orang mengenakan jas layaknya pimpinan KPK sebagai simbol pesan ‘Babu Melawan Majikan’. "Baru di negeri ini ada pegawainya kasih perintah ke pimpinan KPK. Dunia terbalik, sudah mau kiamat," sebut Ivan.

Ivan juga menyayangkan sikap Agus Cs yang plin-plan, kekanak-kanakan dan jelas melanggar UU sumpah jabatan. "Kalau sudah mundur ya jangan bolak-balik lagi ke KPK beri pernyataan tendensi. Rakyat mendukung Revisi UU KPK," pungkasnya.
(thm)
Berita Terkait
Jaga Kondusivitas Salatiga,...
Jaga Kondusivitas Salatiga, Wali Kota Ajak Masyarakat Tolak Unjuk Rasa Anarkis
Besok Buruh di Jabar...
Besok Buruh di Jabar Bakal Gelar Aksi unjuk Rasa, Ini Tuntutannya
Diduga Provokator, Polisi...
Diduga Provokator, Polisi Tangkap 8 Pemuda Peserta Demo
Polisi dan Mahasiswa...
Polisi dan Mahasiswa Bentrok di Bangladesh, Enam Orang Tewas!
Demonstran Prancis Bentrok...
Demonstran Prancis Bentrok dengan Aparat Keamanan, 150 Polisi Terluka
Senjata Sonik Ilegal...
Senjata Sonik Ilegal Digunakan untuk Membubarkan 300.000 Demonstran di Serbia
Berita Terkini
Hardiyanto Kenneth PDIP...
Hardiyanto Kenneth PDIP Apresiasi Pemprov DKI Jakarta Luncurkan Mobil Klinik Hewan Keliling
3 jam yang lalu
Massa Antikorupsi Dukung...
Massa Antikorupsi Dukung Kortas Tipikor Polri dan KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi
5 jam yang lalu
Penampakan Emas Batangan...
Penampakan Emas Batangan hingga Uang Hasil Penggeledahan 13 Lokasi yang Ditampilkan di Polda Metro Jaya
6 jam yang lalu
Suasana Terkini Rumah...
Suasana Terkini Rumah Jampidsus di Kebayoran Baru: Sepi, Tidak Ada Penjagaan TNI
7 jam yang lalu
3 Pekerja Proyek Tewas...
3 Pekerja Proyek Tewas di Gorong-gorong, Pramono Ungkap 1 Korban Merupakan WNA
7 jam yang lalu
Pengamat: Blackout Sumatera...
Pengamat: Blackout Sumatera Belum Tentu Dipicu karena Pengadaan Batu Bara
7 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved