Pesan Bung Karno kepada Brigjen Soemitro

Minggu, 08 September 2019 - 05:00 WIB
Pesan Bung Karno kepada...
Pesan Bung Karno kepada Brigjen Soemitro
A A A
Mantan Pangdam Mulawarman Brigadir Jenderal (Brigjen) Soemitro punya banyak cerita menarik selama bertugas di Kalimantan Timur, sekitar tahun 1965. Salah satunya tentang pesan Bung Karno kepada dirinya.

"Generaal Mitro, saya titip raffinaderij (kilang minyak) yang ada di sana (Balikpapan). Jagalah baik-baik!"

Mendengar pesan tersebut, Soemitro menjawab,"Baik, Pak. Saya perhatikan."

Percakapan tersebut terjadi saat Soemitro pamitan setelah berkunjung ke Istana di Jakarta. Kala itu Soemitro bermaksud melapor kepada Bung Karno tentang langkahnya menangkapi pemimpin Partai Komunis Indonesia (PKI) di Kalimantan Timur, khususnya di Balikpapan. Namun, Soemitro tak jadi melaporkan hal itu karena dia yakin Bung Karno sudah tahu apa yang terjadi di Balikpapan. (Baca juga: Sindiran PKI yang Membuat Brigjen Soemitro Marah Besar ).

Menurut Soemitro, pesan Bung Karno itu terus dia ingat. Karena itulah, dia selalu patroli di sekeliling kilang minyak itu. Dia patroli seorang diri, terutama di malam hari. Hal itu dia lakukan lantaran tak mau menyepelekan proyek strategis tersebut. Soemitro juga menyebut tindakan itu dia ambil untuk menghilangkan keberanian PKI berbuat jahat, semisal membakar kilang minyak.

Menggertak Tokoh PKI
Soemitro menceritakan, sejak dia datang untuk bertugas di Kalimantan Timur, suasana di daerah itu sudah mencekam. Menurutnya, di mana-mana PKI menciptakan suasana mencekam.

Dia pun melihat banyak coret-coret pada bangunan, kendaraan, dan lainnya di tengah kota. Coretan itu nampak disengaja. Saat rapat Front Nasional, dia meminta agar semua coret-coret itu segera dibersihkan karena membuat kotor kota.

Karena ada yang merasa takut membersihkan coretan tersebut dengan beragam alasan, Soemitro pun memberikan waktu dua hari agar seluruh coretan itu dibersihkan.

Soemitro lantas menceritakan ada seorang PKI yang menyebut akan terjadi demonstrasi jika coretan itu dibersihkan. "Saya tunggu. Silakan demonstrasi dan akan saya tembak kaki mereka yang demonstrasi," kata Soemitro.

"Tapi yang pertama-tama saya cari, kalau ada demonstrasi, saudara-saudara yang saya tangkap," tegas Soemitro sambil menunjuk hidung tokoh-tokoh PKI.

Setelah dua hari, coret-coret itu hilang. Mobil-mobil kembali dicat. Gedung-gedung dan rumah-rumah pun bersih lagi. Dan, demonstrasi yang disebut tokoh PKI bakal ada itu tak pernah terjadi.

Sumber:
Soemitro, Ramadhan K.H.; Soemitro (Mantan Pangkopkamtib): Dari Pangdam Mulawarman Sampai Pangkopkamtib. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan, 1994.
(zik)
Berita Terkait
Senjata Pemusnah Massal...
Senjata Pemusnah Massal yang Menginspirasi Persaingan Misi Antariksa
Prasasti Gondang, Situs...
Prasasti Gondang, Situs Peninggalan Kerajaan Singosari yang Usang
Gua Napalicin, Legenda...
Gua Napalicin, Legenda Si Pahit Lidah yang Kesal dan Bergumam
Kisah Pemberontakan...
Kisah Pemberontakan Rakyat Jambi terhadap Penjajah Belanda
Kisah Kampung Adat Seribu...
Kisah Kampung Adat Seribu Gonjong, Pernah Ditinggali Syafruddin Prawiranegara
Kisah Pohon Cengkeh...
Kisah Pohon Cengkeh Tertua di Dunia yang Selamat dari Pemusnahan Belanda
Berita Terkini
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
32 menit yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
1 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
2 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
2 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
2 jam yang lalu
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
9 jam yang lalu
Infografis
Ukraina Menolak Bayar...
Ukraina Menolak Bayar Utang Rp5.705 Triliun kepada AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved